Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya Sorot
Penulis: Cep 10 Sep 2025

Publik Soroti Beredarnya Foto Kajari dan Bupati Bandung di Tengah Penanganan Kasus Dugaan Korupsi PT BDS

Berbagai elemen masyarakat mendesak sikap Kejari Kabupaten Bandung, segera memenuhi janji dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di PT BDS.

Unsur Forkopimda Kabupaten Bandung duduk bersama di meja yang sama saat menghadiri pisah sambut Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Publik lantas menyoroti foto kebersamaan Kajari Kabupaten Bandung Donny Haryono Setiawan (kedua kanan) dan Bupati Bandung (tengah) di tengah penanganan kasus dugaan korupsi PT BDS. Foto: ist/Diskominfo Kabupaten Bandung

Unsur Forkopimda Kabupaten Bandung duduk bersama di meja yang sama saat menghadiri pisah sambut Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Publik lantas menyoroti foto kebersamaan Kajari Kabupaten Bandung Donny Haryono Setiawan (kedua kanan) dan Bupati Bandung (tengah) di tengah penanganan kasus dugaan korupsi PT BDS. Foto: ist/Diskominfo Kabupaten Bandung

trustjabar.com – Berbagai elemen masyarakat mendesak sikap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung, segera memenuhi janji dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di PT BDS. Pasalnya, hingga saat ini penanganan kasus BDS ini seolah belum menunjukkan perkembangan berarti. Baca Juga : Ungkap Kasus PT BDS Perseroda, Kejari Kabupaten Bandung Endus Adanya Dugaan Korupsi Bahkan, saat ini pihak Kejari Kabupaten Bandung belum berani menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi PT BDS ini. Meski beberapa waktu lalu, penyidik sudah menyita sejumlah dokumen dan alat-alat elektronik dari kantor PT BDS di Soreang.

Belakangan, beredar foto Kepala Kejari Kabupaten Bandung Donny Haryono Setiawan sedang duduk berdampingan dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Foto tersebut saat keduanya menghadiri acara pisah sambut Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Selasa (9/9/2025). Tidak hanya Donny dan Dadang, dalam foto itu juga tergambar unsur Forkopimda Kabupaten Bandung. Mereka duduk berdampingan di meja yang sama, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi.

Di balik kehangatan simbolik itu, sorotan tajam publik mengarah pada independensi dan objektivitas penegak hukum dalam penanganan perkara. Pasalnya, saat ini Kejari Kabupaten Bandung sedang berupaya mengungkap perkara dugaan korupsi di PT BDS. Secara fakta dan hukum, PT BDS yang merupakan salah satu BUMD yang lahir di era Bupati Dadang Supriatna.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pemerhati Kasus yang menyoroti prahara hukum PT BDS, Yunan Buwana turut angkat bicara. Ia mengungkapkan, seharusnya Kepala Kejari Kabupaten Bandung bisa menahan diri agar kegiatan yang bersifat seremonial itu tidak ia hadiri secara langsung. Ia juga membandingkan dengan mantan Kajati Jawa Barat Feri Wibisono yang sering mendisposisikan kepada Asintel Kejati Jabar menghadiri kegiatan seremonial.

“Mungkin untuk menghadiri kegiatan seremonial itu bisa diwakilkan ke Kasi Intel Kejari Kabupaten Bandung. Beredarnya foto kebersamaan ini bisa memunculkan berbagai spekulasi. Sebab publik juga mengetahui Kejari Kabupaten Bandung itu sedang menyelidiki kasus apa yang sedang menjadi sorotan,” katanya, Rabu (10/9/2025).

Jaga Objektivitas Penanganan Dugaan Kasus Korupsi PT BDS

Yunan menegaskan, beredarnya foto kedekatan Kajari Kabupaten Bandung dengan Bupati Bandung pun bisa melukai perasaan publik, terlebih para vendor yang menjadi korbannya. Sebab saat ini publik menanti keadilan penanganan kasus dugaan korupsi PT BDS.

Ia juga mendesak Kajari Kabupaten Bandung tetap menjaga objektivitas penanganan kasus dugaan di salah satu BUMD Kabupaten Bandung itu.

Baca Juga : Dua Lembaga Hukum Tangani Kasus PT BDS Kabupaten Bandung, Publik Menunggu Hasil Nyata

“Dalam waktu dua pekan sejak rilis pers terakhir, Kejari Kabupaten Bandung berkomitmen akan mengungkap penanganan kasus melalui penetapan tersangka. Namun, hingga kini hal itu belum terealisasi. Penundaan ini memunculkan sejumlah spekulasi di kalangan masyarakat. Kemudian publik dikejutkan dengan beredarnya foto ketika Bupati dan Kajari Kabupaten Bandung duduk berdampingan dalam sebuah acara seremoni. Meskipun hal itu tidak melanggar hukum,” katanya.

Lambatnya penanganan kasus dugaan korupsi di PT BDS ini, lanjut Yunan, lebih baik dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Ia juga berharap, agar penanganan kasus ini tidak terpengaruh kedekatan institusional.

“Penegakan hukum harus berdiri di atas kepentingan publik, bukan relasi personal atau politik. Beredarnya foto itu menimbulkan multitafsir,” tuturnya.

Praktisi hukum Kabupaten Bandung, Januar Solehuddin juga mengungkap hal serupa. Ia menyerukan aparat penegak hukum bisa mengungkap penanganan kasus dugaan korupsi BDS ini secara transparan.

“Publik menanti integritas penegak hukum dalam pengungkapan kasus ini. Jangan sampai, kasus ini terdiam berlarut-larut dan menimbulkan ketidakpastian penegakan hukum,” ucapnya.

Sebelumnya, Kajari Kabupaten Bandung Donny Haryono Setiawan mengungkapkan jika pihaknya menemukan dugaan tindak pidana korupsi di PT BDS. Temuan itu dalam hal pengadaan ayam boneless dada oleh PT BDS tahun anggaran 2024. Pernyataan tersebut Donny sampaikan kepada wartawan pada Rabu, 6 Agustus 2025. (trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Publik Soroti Beredarnya Foto Kajari dan Bupati Bandung di Tengah Penanganan Kasus Dugaan Korupsi PT BDS

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.