Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
ASN Jawa Barat tidak boleh hanya mengurusi hal administratif, namun harus diperbanyak turun ke lapangan melihat masyarakat secara langsung.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan selamat kepada seorang ASN Jawa Barat yang baru dilantik. Dedi Mulyadi menekankan pentingnya ASN Jawa Barat melayani masyarakat hingga pelosok. Foto: ist/
trustjabar.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya ASN melayani masyarakat hingga pelosok sehingga muncul kesadaran kolektif membangun daerah. Ia berharap, kedepannya tidak ada lagi bangunan sekolah dan puskesmas jelek di pedesaan.
Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem
Dedi juga menegaskan, ASN Jawa Barat tidak boleh hanya mengurusi hal administratif, namun harus diperbanyak turun ke lapangan melihat masyarakat secara langsung. Pajak yang dipungut dari rakyat, lanjut ia, harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan jalan dan sarana pendidikan serta kesehatan.
“Nah ini yang harus menjadi kesadaran kolektif. Maka kita memasuki birokrat era baru yaitu birokrat bekerja cepat,” tutur Dedi Mulyadi.
Pentingnya melayani masyarakat hingga ke pelosok itu menjadi salah satu alasan gubernur mengambil sumpah ASN Jawa Barat di pedesaan. Sebanyak 720 ASN Pemprov Jawa Barat penerimaan tahun 2024, diangkat dan diambil sumpah jabatannya di tengah lapangan sepak bola Desa Sukawangi Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Dedi Mulyadi mengatakan pengangkatan dan pengambilan janji ASN dilaksanakan di lapangan sepak bola di pedesaan yang terpencil untuk menegaskan kembali fungsi dan peran ASN sebagai pelayan masyarakat, bukan hanya di kota namun juga hingga desa terpencil.
Gubernur mengatakan, wilayah yang menjadi tempat pengambilan sumpah dahulu dekat dengan Pakuan Pajajaran sebagai ibu kota Kerajaan Sunda. Daerah tersebut, kata ia, memiliki alam yang sangat indah dan dikelilingi pegunungan.
“Pemerintah akan berupaya membangun jalan yang bagus untuk menghubungkan kawasan ini, Bogor terhubung dengan Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat hingga Cianjur. Jika jalannya sudah dibangun dengan baik, dengan landscape alamnya sangat luar biasa untuk wisata, maka perekonomian masyarakat akan membaik,” ujarnya.
Agar masyarakat dapat menikmati ekonomi dari pariwisata, menurut Dedi Mulyadi, lahan yang dimiliki jangan dijual kepada orang luar Jawa Barat. Selain itu, agar hutan dan alamnya tetap terjaga, tidak terkikis oleh munculnya perumahan mewah yang biasanya dimiliki orang kota.
Baca Juga : Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini!
Salah seorang ASN dari Inspektorat Jabar Raisan dan ASN dari Disnakertrans Jabar wilayah UPTD Kota Cirebon Ivan menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan gubernur. Menurut Ivan, menjadi kenangan tersendiri ketika dilantik di lapangan terbuka di desa yang jauh dari pusat kota. Mereka juga antusias mengikuti kegiatan sosial usai pelantikan.
Sementara itu, pasangan Obar dan Ela, warga desa setempat, tak henti-henti menyatakan syukur atas bantuan sosial berupa uang renovasi rumah mereka sebesar Rp 20 juta. Uang akan digunakan untuk merenovasi rumah panggung mereka serta membangun kamar mandi. Mereka semakin terharu saat gubernur pun ikut menambah bantuan uang Rp 15 juta untuk dibelikan sapi.
“Alhamdulillah, terima kasih rejeki tak terduga dari Pak Gubernur KDM dan ASN Jawa Barat. Uangnya untuk membangun kamar mandi dan beli sapi,”ujar Bu Ela. (cep/trustjabar/R1)













Komentar
0 komentar untuk Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.