Minggu, 31 Mei 2026
Breaking News
Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026 Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Wilayah di Kabupaten Bandung Ini Peroleh Pengecualian Kuota SPMB 2026
TrustJabar
Daerah Hukum dan Kriminal
Penulis: Cep28 Mar 2026

Viral di Media Sosial Perusakan Mobil Pemudik Asal Pekalongan di Ciamis Jawa Barat

Insiden perusakan mobil pemudik asal Pekalongan itu berawal saat pengemudi mobil yang baru saja memarkirkan kendaraannya, berputar arah dan menyeberang jalan. Namun, dari arah lain datang pemuda yang tiba-tiba emosi karena jalannya terhalang.

Kolase foto insiden perusakan mobil pemudik asal Pekalongan di Ciamis, Jawa Barat hingga tangkapan layar video permohonan maaf pelaku. Foto: Tiktok @ria.riadahlia/Humas Polres Ciamis

Kolase foto insiden perusakan mobil pemudik asal Pekalongan di Ciamis, Jawa Barat hingga tangkapan layar video permohonan maaf pelaku. Foto: Tiktok @ria.riadahlia/Humas Polres Ciamis

trustjabar.com – Viral di media sosial seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya melakukan perusakan sebuah mobil pemudik asal Pekalongan, Jawa Tengah. Dalam keterangan video yang diunggah akun TikTok ria.riahalia dan dibagikan ulang akun facebook Info Jawa Barat itu, kejadian tersebut terjadi di kawasan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga : Indonesia Terapkan Regulasi Pembatasan Akses Media Sosial, Delapan Platform Digital Ini Jadi Sasaran

Akibat perusakan mobil itu, kendaraan pemudik asal Pekalongan itu mengalami kerusakan di antararanya spion dan kaca depan mobil pecah. Dalam caption reel video yang diunggah pada Sabtu (28/3/2026) itu, dituliskan kronologi singkat kejadian. Meski demikian, belum diketahui secara pasti kapan waktu insiden perusakan tersebut.

Insiden perusakan mobil pemudik asal Pekalongan itu berawal saat pengemudi mobil yang baru saja memarkirkan kendaraannya, berputar arah dan menyeberang jalan. Namun, dari arah lain datang pemuda yang tiba-tiba emosi karena jalannya terhalang.

Masih dalam tayangan video tersebut, pemuda asal Ciamis itu mengejar mobil pemudik itu dan memberhentikannya di tengah jalan. Setelah diberhentikan paksa, bukannya berbicara baik-baik, aksi pemuda itu sempat melontarkan kata-kata kasar pemudik dengan nada tinggi. Padahal, di dalam mobil itu terdapat anak-anak yang masih kecil. Pemuda itu langsung memukul spion mobil hingga kacanya terlepas. Kejadian itu sontak menjadi perhatian warga sekitar yang sedang berada di lokasi kejadian.

Bukannya mereda, aksi premanisme jalanan pemuda itu pun semakin menjadi-jadi. Warga yang berada di lokasi kejadian, berusaha melerai untuk mengetahui duduk persoalan. Namun, pemuda itu mengambil batu yang berada di samping jalan dan melemparkannya ke arah kaca depan mobil. Alhasil, kaca depan mobil itu pun pecah. Akibat tindakan pemuda tersebut, anak-anak yang berada di dalam mobil langsung menangis histeris karena perusakan kendaraan pemudik asal Pekalongan itu

Setelah melakukan perusakan mobil pemudik asal Pekalongan itu, pemuda itu pun lantas berusaha membenarkan aksinya kepada warga sekitar. Namun, bukannya mendapat pembelaan, warga dengan tegas menyalahkan aksi pemuda itu. Tidak sedikit warga yang merasa geram atas aksi premanisme jalanan itu dan balik menegur keras si pemuda itu.

Warganet Geram Perusakan Mobil Asal Pekalongan Oleh Pemuda di Ciamis

Video perusakan mobil pemudik asal Pekalongan di Ciamis itu menyedot perhatian netizen yang menyaksikannya. Warganet pun membanjiri kolom komentar yang mendesak Polres Ciamis segera mengamankan pemuda tersebut dan menindaknya secara hukum.

“Tolong pak diamankan sampah2 masyarakat seperti itu, meresahkan dan bikin malu daerah,” tulis pemilik akun FB Iepoel Iepoel dalam kolom komentar.

Baca Juga : Fakta Terbaru, Polda Jabar Ungkap Motif Adimas Firdaus alias Resbob Unggah Konten Provokatif

“Jangan mau kekeluargaan. Kerusakan mobil ganti. Proses hukum tetap berjalan,” tulis Rosdian Eris, pemilik akun FB lainnya.

Sementara itu, melalui video klarifikasi yang diunggah akun @polresciamis, kesalahpahaman yang terjadi di Sukamantri tersebut berakhir dengan kekeluargaan. Pemuda yang melakukan perusakan terhadap mobil pemudik asal Pekalongan itu, bersedia mengganti kerugian mobil korban yang rusak.

Didampingi petugas polisi, pemuda itu menyampaikan permohonan maafnya di sebuah rumah yang diperkirakan tempat tinggal pemuda tersebut.

“Permohonan maaf terhadap korban khususnya dan masyarakat umumnya, sehubungan telah terjadi kesalahpahaman yang terjadi di Sukamantri. Dan telah diselesaikan secara kekeluargaan dan mengganti kerugian kepada pihak yang dirugikan. Mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ungkap pemuda yang melakukan perusakan mobil pemudik Pekalongan itu. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Viral di Media Sosial Perusakan Mobil Pemudik Asal Pekalongan di Ciamis Jawa Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.