Kamis, 10 September 2026
Breaking News
Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung
TrustJabar
Ekonomi Gaya Hidup Nasional
Penulis: Cep04 Apr 2026

DPR Dorong Elektrifikasi Kendaraan dan Kompor Listrik Strategi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sugeng Suparwoto menilai elektrifikasi kendaraan merupakan langkah strategis mengalihkan konsumsi energi di sektor transportasi dari bahan bakar fosil ke listrik. Hal tersebut menjadi salah satu strategi memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Ilustrasi energi baru terbarukan. Memperkuat ketahanan energi nasional, DPR RI mendorong elektrifikasi kendaraan dan kompor listrik. Foto: ist/

Ilustrasi energi baru terbarukan. Memperkuat ketahanan energi nasional, DPR RI mendorong elektrifikasi kendaraan dan kompor listrik. Foto: ist/

trustjabar.com – Di tengah gejolak energi global dampak konflik di Timur Tengah, DPR RI mendorong elektrifikasi kendaraan dan rumah tangga memperkuat ketahanan energi nasional. Di satu sisi, PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di tengah gejolak energi ini.

Baca Juga : Parlemen Dukung Kebijakan Prabowo Terkait Pemotongan Gaji Pejabat Negara

Pertamina menegaskan, pengembangan EBT merupakan langkah strategis menuju ketahanan energi nasional. Hal ini sekaligus mendukung target Rencana Umum Energi Nasional.

Sebagai informasi, hingga akhir 2025 perusahaan BUMN ini menghasilkan energi bersih hingga 8.743 GWh dari berbagai sumber energi rendah karbon. Kapasitas terpasang pembangkit panas bumi mencapai 3.271 MW. Pertamina juga telah membangun 252 Desa Energi Berdikari (DEB) di seluruh Indonesia yang memanfaatkan panel surya, mikrohidro, biogas, dan energi terbarukan lainnya.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menekankan pentingnya elektrifikasi kendaraan dan penggunaan kompor listrik sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

“Kondisi saat ini menjadi pengingat bagi Indonesia untuk segera memperkuat kemandirian energi melalui pemanfaatan sumber daya domestik, terutama ketenagalistrikan,” kata Sugeng di Jakarta belum lama ini.

Alasan Elektrifikasi Kendaraan Jadi Strategi Kemandirian Energi Nasional

Sugeng menilai, elektrifikasi kendaraan merupakan langkah strategis untuk mengalihkan konsumsi energi di sektor transportasi dari bahan bakar fosil ke listrik. Ia juga mendorong konversi kompor berbahan bakar gas ke kompor listrik di tingkat rumah tangga.

“Penggunaan kompor listrik dapat menjadi alternatif yang lebih efisien sekaligus memanfaatkan jaringan listrik yang telah tersedia luas di berbagai daerah,” ujarnya.

Baca Juga : Pemerintah dan Pertamina Buka Suara Soal Isu Kenaikan Harga BBM

Data menunjukkan subsidi energi Indonesia meningkat dari Rp 95,7 triliun pada 2020 menjadi Rp 394,3 triliun pada 2025, dengan porsi besar tetap untuk BBM dan LPG.

Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim turut menyoroti pentingnya memaksimalkan sumber daya energi lokal, baik migas maupun EBT. Hal tersebut untuk sama-sama mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Indonesia memiliki sumber daya energi yang besar. Ini yang harus dimaksimalkan secara serius dan konsisten," katanya pada akhir Maret 2026.

Rivqy mendorong sinergi antara pemerintah dan BUMN untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi pasokan, efisiensi distribusi, dan percepatan pengembangan energi domestik. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk DPR Dorong Elektrifikasi Kendaraan dan Kompor Listrik Strategi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.