Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo
Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu sentra budidaya ikan di Jawa Barat. Dari 4.000 target sentra budidaya ikan se-Indonesia, terdapat 2.000 lokasi berada di Jawa Barat.

Anggota DPR RI Dadang M Naser saat melepas penyerahan bantuan paket ikan marinasi kepada masyarakat. BPPMHKP Bandung menetapkan Ciparay, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu sentra budidaya ikan di Jawa Barat. Foto: cep/trustjabar
trustjabar.com – Dianggap memiliki potensi pengembangan budidaya ikan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kecamatan Ciparay dijadikan menjadi salah satu sentra budidaya ikan air tawar. Diharapkan, dengan hadirnya sentra budidaya ikan ini menjadi pendongkrak roda ekonomi masyarakat, khususnya pembudidaya ikan di Ciparay.
Baca Juga : Produk Ikan Lele Kabupaten Bandung Tembus Pasar Global
Demikian diungkapkan Kepala Stasiun Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Bandung, Darwin Syah Putra di sela Sosialisasi Bulan Mutu BPPMHKP 2026 di Ciparay, Selasa (8/9/2026).
Hadir pula jajaran Forkopimcam Ciparay dan stakeholder terkait dalam kegiatan Bulan Mutu BPPMHKP 2026 itu.
“Beberapa waktu lalu kami melakukan survey ke sejumlah daerah di Kabupaten Bandung, di antaranya ke Kecamatan Majalaya dan Ciparay. Tadi disampaikan bahwa Ciparay sebagai sentra budidaya ikan Jawa Barat yang sudah legenda. Kita bangkitkan lagi dengan kegiatan seperti ini (Bulan Mutu BPPMHKP),” ungkap Darwin.
Terlebih, lanjut Darwin, penetapan Ciparay menjadi salah satu sentra budidaya ikan air tawar ini bersambut juga dengan dukungan anggota DPR RI Dadang M Naser. Darwin menambahkan, dari 4.000 target sentra budidaya ikan se-Indonesia, terdapat 2.000 lokasi berada di wilayah Jawa Barat.
“Jadi setengah (target sentra budidaya ikan air tawar) dari Indonesia, ada di Jawa Barat. Ini kita harapkan mudah-mudahan terutama Ciparay dan sekitarnya, menjadi sentra budidaya tematik. Kami mohon dukungan dari semua, termasuk perangkat desa, untuk sama-sama kita kawal ini bisa berhasil. Nantinya produknya ini bisa untuk ekspor atau memenuhi kebutuhan ikan dalam negeri,” tuturnya.
Kembangkan Budidaya Ikan Nila Sumo
Sementara itu, anggota DPR RI Dadang M Naser menegaskan, penetapan Ciparay sebagai sentra budidaya ikan bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan, Ciparay dan Majalaya beberapa waktu yang lalu terkenal dengan hasil produksi budidaya ikan air tawar. Seperti lele Sangkuriang dan Nila Nirwana yang dikembangkan di Ciparay.
Bermodalkan potensi pengembangan budidaya ikan tersebut, lanjut Dadang Naser, ia bersama timnya mengklaim saat ini sedang menyiapkan pengembangan jenis ikan nila baru, yakni Nila Sumo.
“Tapi sekarang ada tambahan lagi, ada inovasi dari petani ikan. Saya sedang mempersiapkan dengan tim jadi ikan nila Sumo. Ikan nila Sumo yang cepat besarnya. Bisa bobotnya itu di atas setengah kilo dalam jangka 6 bulan dan rasa dagingnya lebih enak,” ungkapnya.
Dadang menegaskan, nantinya bukan hanya Ciparay yang menjadi sentra budidaya ikan, melainkan Kabupaten Bandung. Ia mengharapkan, dengan adanya sentra budidaya ikan ini akan turut meningkatkan potensi ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan itu, Dadang Naser bersama BPPMHKP Bandung juga menyerahkan 500 paket bantuan ikan olahan marinasi kepada masyarakat Ciparay dan Baleendah.
Terkait pelaksanaan Bulan Mutu BPPMHKP ini, mendapat apresiasi dari semua pihak. Salah satunya Darwati (48), seorang warga penerima bantuan.
“Sangat bagus, jadi masyarakat juga bisa memahami pentingnya mengonsumsi ikan dengan kualitas baik. Ikan kan sumber protein dan memiliki kandungan gizi yang baik. Apalagi untuk anak-anak yang dapat meningkatkan pertumbuhan mereka. Agar terhindar dari stunting,” ucapnya.
Senada dengan Darwati, demikian pula diungkapkan perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, Firman. Ia mengatakan, Bulan Mutu ini merupakan salah satu upaya nyata dalam meningkatkan gizi dan mensosialisasikan gemar makan ikan kepada masyarakat.
“Ikan merupakan sumber protein dan vitamin yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan anak dan memperkuat daya tahan tubuh. Mengonsumsi ikan sejak usia dini, menjadi langkah sederhana namun memiliki manfaat yang besar. Tentunya, Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong peningkatan SDM melalui program strategis, salah satunya yaitu percepatan penanganan stunting,” ucapnya.
Camat Ciparay Anjar Lugiyana menuturkan hal serupa. Ia mengaku mengapresiasi kegiatan Bulan Mutu BPPMHKP 2026 ini. Terlebih di wilayahnya menjadi salah satu sentra budidaya ikan di Jawa Barat.
“Ini menjadi potensi bagi wilayah kami. Nantinya, para pembudidaya ikan bisa turut berkontribusi lebih baik lagi. UMKM di Ciparay khususnya pembudidaya ikan, bisa berkolaborasi dengan pemerintah setempat. Tentunya kami sangat bangga telah memilih Ciparay untuk pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya. (cep/trustjabar.com/R1)













Komentar
0 komentar untuk Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.