Sabtu, 11 Juli 2026
Breaking News
HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah
TrustJabar
Bandung Raya Daerah
Penulis: Adi04 Agt 2025

Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi

Saat kunjungannya ke SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Saat mengunjungi SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, anggota DPR RI Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi para penyandang disabilitas. Foto: Adi/trustjabar

Saat mengunjungi SLBN A di Cimahi, Jawa Barat, anggota DPR RI Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi ekonomi bagi para penyandang disabilitas. Foto: Adi/trustjabar

trustjabar.com – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar asal Jawa Barat, Atalia Praratya memandang perlunya dukungan motivasi secara ekonomi kepada para penyandang disabilitas. Hal itu untuk menumbuhkan motivasi, semangat mandiri, serta sejahtera melalui pelatihan kewirausahaan secara berkesinambungan.

“Ini adalah pelatihan kewirausahaan bagi para disabilitas agar punya kemauan untuk bisa mandiri dan produktif," kata Atalia. Ia mengungkapkan hal itu di sela Pelatihan Kewirausahaan Disabilitas di SLBN A, Kelurahan Citeureup, Kota Cimahi, Senin (4/8/2025).

Baca Juga : Saeful Bachri; Fraksi Demokrat DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Atalia menilai dukungan secara inklusif dari berbagai sektor sangat penting untuk para penyandang disabilitas. Seperti sudah banyak institusi pemerintah dan swasta yang mempekerjakan disabilitas sesuai regulasi yang ada.

Ia mencontohkan, di Kuningan ada Pak Elon yang meski dari masyarakat disabilitas tapi bisa menonjol. Kemudian juga ada guru tunanetra yang menjadi pendamping asrama dan juga mengajar.

"Kolaborasi ini harus terus berkelanjutan agar disabilitas bisa berkarya," ucapnya.

Hanya saja, ia mengakui, masih ada tantangan seperti dari sisi kekhawatiran orang tua. Sehingga menyebabkan banyak penyandang disabilitas belum siap masuk ke dunia kerja meski perusahaan terbuka.

Salah satunya kekhawatiran anaknya menjadi korban bullying atau terbatasnya akses transportasi berangkat dan pulang dari tempat kerja. Sehingga, hal ini menjadi tugas pemerintah menyiapkan program-program pemberdayaan ramah disabilitas.

"Sebenarnya dari output pekerjaan hasilnya tidak berbeda (dengan orang normal). Seperti saya dengar, misalnya tunarungu di bidang housekeeping. Mereka itu pekerja keras, fokus, dan hasil kerjanya sangat bagus,” tuturnya.

Keluarga Penyandang Disabilitas Minta Pemerintah Perbanyak Program Pelatihan Wirausaha

Salah seorang orang tua disabilitas, Sriwaljati (58) meminta pemerintah memperbanyak program pelatihan wirausaha khusus bagi disabilitas. Mengingat para disabilitas ini menghadapi banyak kendala ketika ingin maju.

Baca Juga : Berhasil Kembangkan Cabe Paprika, Kelompok Tani Cikahuripan Kabupaten Bandung Apresiasi Komitmen Paguyuban Pasundan

"Kami ingin ada perhatian lebih dari pemerintah. Terutama soal pelatihan dan peluang wirausaha bagi anak-anak berkebutuhan khusus," ujarnya.

Ia mengaku bersyukur dengan hadirnya anggota DPR RI Komisi VIII, Atalia Praratya ke SLBN A Cimahi, Citeureup. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pemerintah masih memperhatikan para penyandang disabilitas.

Sriwaljati mengungkapkan, hingga saat ini anaknya belum bekerja secara layak. Aktivitas sehari-hari hanya mengaji, terapi, dan membantu pekerjaan rumah. Menurutnya peluang kerja yang terbatas membuat keluarga harus realistis.

"Kalau bisa, pemerintah mengadakan pelatihan wirausaha khusus (bagi penyandang disabilitas). Agar semua anak-anak berkebutuhan khusus bisa mengeluarkan bakatnya masing-masing," tuturnya. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Kunjungi SLBN A di Cimahi, Atalia Memandang Penyandang Disabilitas Perlu Dukungan Motivasi Ekonomi

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.