Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya Hukum dan Kriminal
Penulis: Vil 27 Okt 2025

Kelompok Berandal Bermotor Kembali Berulah di Bandung, Tiga Orang Jadi Korban Penganiayaan

Anggota sekuriti dan pengunjung sebuah pusat kebugaran di Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, jadi korban penganiayaan kelompok bermotor.

Tiga dari lima tersangka yang melakukan penganiayaan kepada korban di sebuah pusat kebugaran di Kota Bandung, Jawa Barat, kini mendekam di sel tahanan Polrestabes Bandung. Para tersangka yang juga anggota berandalan bermotor itu menganiaya petugas sekuriti dan pengunjung gym. Foto: Vil/trustjabar

Tiga dari lima tersangka yang melakukan penganiayaan kepada korban di sebuah pusat kebugaran di Kota Bandung, Jawa Barat, kini mendekam di sel tahanan Polrestabes Bandung. Para tersangka yang juga anggota berandalan bermotor itu menganiaya petugas sekuriti dan pengunjung gym. Foto: Vil/trustjabar

trustjabar.com – Anggota sekuriti dan pengunjung sebuah pusat kebugaran di Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban penganiayaan anggota kelompok bermotor. Sebanyak lima tersangka, berhasil diamankan polisi dalam kejadian penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (25/10/2025). Tiga orang menjadi korban luka-luka dalam kejadian tersebut.

Baca Juga : Polres Cimahi Urai Motif Kasus Pembunuhan Terhadap Seorang TKW Asal Garut

Tak perlu waktu lama, personel Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung berhasil membekuk lima pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kelima tersangka tersebut adalah MAJ (20), RNF (21), RIM (18), serta dua orang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang masih berstatus pelajar. Dua pelajar itu yakni seorang siswa SMA (17) dan seorang siswa SMP (15).

Dalam konferensi persnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menuturkan peristiwa bermula saat kelompok bermotor Zestier melakukan konvoi sekitar pukul 00.30 WIB. Namun, saat kawanan pelaku melewati kawasan Batununggal, petugas keamanan dan pengunjung gym melihat iring-iringan bermotor tersebut.

Merasa tersinggung, para pelaku tersebut segera putar balik dan tanpa basa-basi langsung melakukan penganiayaan kepada korban.

"Pada saat melewati gym di lokasi tersebut, pelaku melihat security gym sedang berdiri. Kelompok bermotor tersebut tidak terima karena merasa dilihatin," ujarnya, Senin (27/10/2025). Para pelaku, kata Kapolrestabes Bandung, bahkan sempat masuk ke dalam area gym, namun mendapat perlawanan. Bahkan para pelaku pun sempat melakukan pengrusakan fasilitas gym. "Karena mendapat perlawanan dari orang yang sedang nge-gym dan warga lainnya, akhirnya kelompok tersebut melarikan diri," ungkap Budi.

Petugas Sekuriti Jadi Korban Penganiayaan Geng Motor, Dua Pelaku Pernah Terlibat Kasus Serupa

Dalam kesempatan itu, Budi juga mengkonfirmasi dari hasil pemeriksaan kepolisian terungkap fakta lain dari beberapa pelaku. Polisi mendapati informasi kepolisian dari lima tersangka ini, yakni tersangka MAJ dan RNF merupakan residivis dalam kasus yang sama.

​Motif pelaku melakukan penganiayaan kepada korban, lanjut Budi, murni karena tersinggung. Para pelaku pun dalam pengaruh minuman keras saat melakukan tindakan brutalnya itu.

Baca Juga : Keroyok Pengendara dan Viral di Media Sosial, Polres Cimahi Ringkus Pelaku Penganiayaan

"Kalau dari keterangan yang bersangkutan, mereka tersinggung karena mungkin terpengaruh minuman keras. Merasa dipelototin korban, mereka akhirnya melakukan penganiayaan," ujarnya.

​Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya rekaman CCTV, topi, syal, helm biru, dua unit motor, pecahan botol minuman, dan satu stik golf warna hitam. Pelaku menggunakan stik golf tersebut untuk melakukan penganiayaan kepada korban.

​Akibat aksinya, polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. (Vil/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Kelompok Berandal Bermotor Kembali Berulah di Bandung, Tiga Orang Jadi Korban Penganiayaan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.