Kamis, 09 Juli 2026
Breaking News
HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah
TrustJabar
Nasional Pojok Lingkungan
Penulis: Cep09 Des 2025

Sany Group Indonesia Kerahkan Dukungan Alat Berat ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

Membantu pembukaan akses ke daerah terisolir akibat bencana alam di Aceh dan Sumatera, Sany Group Indonesia mengerahkan dukungan alat berat.

Sany Group Indonesia mengerahkan dukungan alat berat menuju daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Pengerahan sejumlah alat berat ini untuk membuka akses infrastruktur yang masih tertutup di sejumlah titik di daerah terdampak bencana hidrometeorologi itu. Foto: istimewa/

Sany Group Indonesia mengerahkan dukungan alat berat menuju daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Pengerahan sejumlah alat berat ini untuk membuka akses infrastruktur yang masih tertutup di sejumlah titik di daerah terdampak bencana hidrometeorologi itu. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Mempermudah pembukaan akses menuju daerah yang masih terisolir akibat dampak bencana alam di Aceh dan Sumatera, Sany Group Indonesia mengerahkan bantuan alat berat. Kerusakan infrastruktur akibat bencana hidrometeorologi ini, menimbulkan kesulitan bagi pelaksanaan operasi tanggap darurat dan pengiriman bantuan.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Kerap Terjadi, DPR RI Soroti Lemahnya Upaya Pencegahan Pemerintah

Sebagai informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, pada 3 Desember 2025 sebanyak 770 orang meninggal dan 463 orang hilang. Jumlah korban tersebut tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah terus melakukan upaya penanganan bencana bagi warga terdampak. Di antaranya upaya evakuasi korban terdampak di daerah terisolir dan pengiriman bantuan logistik kepada warga terdampak.

BNPB menyatakan, dampak bencana hidrometeorologi ini telah menyebabkan sekitar 1 juta orang di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mengungsi. Meskipun pemerintah mengerahkan helikopter dan perahu untuk penyelamatan, namun cuaca buruk dan kerusakan infrastruktur memperlambat kemajuan upaya tanggap darurat bencana.

Selain itu, perlu segera penanganan pemulihan akses utama penyaluran bantuan logistik dan evakuasi di beberapa daerah terdampak bencana. Salah satu upaya pembukaan akses itu yakni mengerahkan alat berat menuju daerah yang masih terisolasi akibat bencana tersebut.

Kerahkan 9 Alat Berat ke Lokasi Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

Menanggapi seruan pemerintah, Sany Group Indonesia mengerahkan 9 alat berat, termasuk ekskavator dan wheel loader menuju lokasi terdampak bencana. Pada 2 Desember 2025, sebanyak 5 ekskavator Sany Group Indonesia, siap diberangkatkan menuju daerah bencana. Sejumlah alat berat itu merupakan hasil kerja sama Sany Group Indonesia dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Country Director Sany Group Indonesia, Li Dao mengatakan, selain mengirimkan alat berat ke beberapa daerah terdampak bencana, pihaknya juga menyiapkan langkah lainnya. Yakni mengalokasikan suku cadang dan material cadangan dari gudang lokal di Aceh Tengah dan Aceh Tenggara ke daerah bencana.

Baca Juga : Bencana Hidrometeorologi Sergap 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung

“Ini untuk memastikan peralatan yang digunakan dalam operasi penyelamatan dapat beroperasi secara optimal tanpa terkendala ketersediaan suku cadang. Kami juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemasok peralatan dan mesin di sekitar zona bencana. Hal itu sebagai dukungan berkelanjutan untuk mempercepat proses pemulihan,” ungkap ia, Selasa (9/12/2025).

Ia menyatakan, solidaritas dan kerja sama dari berbagai pihak merupakan kekuatan penting bagi masyarakat Sumatera dalam menghadapi masa sulit ini. Sebagai bagian dari pembangunan nasional Indonesia, Sany Group Indonesia akan terus memantau situasi bencana, berkoordinasi dengan lembaga terkait. Selain itu, pihaknya juga akan terus berpartisipasi penuh dalam tanggap darurat bencana.

“Termasuk upaya pemulihan pasca-bencana dengan dukungan alat berat, logistik, dan koordinasi di lapangan. Kami akan memberikan laporan rutin mengenai perkembangan penanganan bencana,” ungkapnya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Sany Group Indonesia Kerahkan Dukungan Alat Berat ke Daerah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.