Jumat Malam, Gunung Semeru Kembali Erupsi Semburkan Awan Panas 4,5 KM dari Puncak
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini berada pada Status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Semburan awan panas dari puncak Gunung Semeru yang kembali erupsi pada Jumat (24/4/2026) malam. Foto: ist/net
trustjabar.com – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (24/4/2026) malam. Erupsi yang disertai luncuran awan panas sejauh 4,5 kilometer dari puncak tersebut, terjadi sekitar pukul 19.59 WIB. Letusan ini terjadi pada hari yang sama ketika jalur pendakian Semeru baru saja dibuka kembali setelah ditutup selama lima bulan.
Baca Juga : Awal April 2026 Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik 16 Kali Gempa Letusan
Dalam keterangan resminya, menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, tinggi kolom letusan saat erupsi terjadi sekitar 700 meter di atas puncak. Kolom abu, lanjut Yadi, teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Sementara erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dengan durasi 4 menit 10 detik.
Awan panas dari erupsi meluncur ke arah Besuk Kobokan di sektor tenggara Gunung Semeru. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi, luncuran awan panas telah berhenti setelah menjangkau jarak 4,5 kilometer.
“Aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini berada pada Status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, warga tidak boleh beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak,” kata Isnugroho dalam keterangan resminya.
Gunung Semeru Erupsi, BPBD Lumajang Siapkan TRC
BPBD Lumajang, lanjut Isnugroho, menyiapkan tim reaksi cepat untuk memastikan keamanan warga jika terjadi luncuran awan panas yang mendekati area pemukiman dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah.
Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik, Pemkab Lumajang Perpanjang Status Kebencanaan
Sebagai informasi, dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru telah mengalami belasan kali erupsi. Erupsi serupa dengan luncuran awan panas 4,5 kilometer juga pernah terjadi pada 7 April 2026. Sementara pada 19 April tercatat luncuran sejauh 4 kilometer.
Ironisnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) baru saja membuka kembali jalur pendakian Gunung Semeru pada Jumat (24/4/2026). Penutupan jalur pendakian ini ditutup sejak 19 November 2025 akibat erupsi. Pendakian dibatasi hanya sampai Ranu Kumbolo. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Jumat Malam, Gunung Semeru Kembali Erupsi Semburkan Awan Panas 4,5 KM dari Puncak
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.