Rabu, 10 Juni 2026
Breaking News
LLDIKTI IV Resmi Cabut Sanksi Administratif Stikom Bandung Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Siapkan Posko Pengaduan SPMB Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi LLDIKTI IV Resmi Cabut Sanksi Administratif Stikom Bandung Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Siapkan Posko Pengaduan SPMB Pegadaian Timor Leste Tumbuh Pesat, Kanwil Jabar Siap Perkuat Dukungan Operasional Pemprov Jawa Barat Antisipasi Ancaman Kemarau Panjang Dampak El Nino Ekstrem Pemkab Bandung Menjamin Pelaksanaan SPMB 2026 Terhindar Praktik Pungli Wajib Tahu, Berikut Ini Tahapan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Bandung Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi
TrustJabar
Nasional
Penulis: Cep25 Apr 2026

Jumat Malam, Gunung Semeru Kembali Erupsi Semburkan Awan Panas 4,5 KM dari Puncak

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini berada pada Status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Semburan awan panas dari puncak Gunung Semeru yang kembali erupsi pada Jumat (24/4/2026) malam. Foto: ist/net

Semburan awan panas dari puncak Gunung Semeru yang kembali erupsi pada Jumat (24/4/2026) malam. Foto: ist/net

trustjabar.comGunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (24/4/2026) malam. Erupsi yang disertai luncuran awan panas sejauh 4,5 kilometer dari puncak tersebut, terjadi sekitar pukul 19.59 WIB. Letusan ini terjadi pada hari yang sama ketika jalur pendakian Semeru baru saja dibuka kembali setelah ditutup selama lima bulan.

Baca Juga : Awal April 2026 Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik 16 Kali Gempa Letusan

Dalam keterangan resminya, menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, tinggi kolom letusan saat erupsi terjadi sekitar 700 meter di atas puncak. Kolom abu, lanjut Yadi, teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. Sementara erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dengan durasi 4 menit 10 detik.

Awan panas dari erupsi meluncur ke arah Besuk Kobokan di sektor tenggara Gunung Semeru. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi, luncuran awan panas telah berhenti setelah menjangkau jarak 4,5 kilometer.

“Aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini berada pada Status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, warga tidak boleh beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak,” kata Isnugroho dalam keterangan resminya.

Gunung Semeru Erupsi, BPBD Lumajang Siapkan TRC

BPBD Lumajang, lanjut Isnugroho, menyiapkan tim reaksi cepat untuk memastikan keamanan warga jika terjadi luncuran awan panas yang mendekati area pemukiman dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah.

Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik, Pemkab Lumajang Perpanjang Status Kebencanaan

Sebagai informasi, dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru telah mengalami belasan kali erupsi. Erupsi serupa dengan luncuran awan panas 4,5 kilometer juga pernah terjadi pada 7 April 2026. Sementara pada 19 April tercatat luncuran sejauh 4 kilometer.

Ironisnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) baru saja membuka kembali jalur pendakian Gunung Semeru pada Jumat (24/4/2026). Penutupan jalur pendakian ini ditutup sejak 19 November 2025 akibat erupsi. Pendakian dibatasi hanya sampai Ranu Kumbolo. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Jumat Malam, Gunung Semeru Kembali Erupsi Semburkan Awan Panas 4,5 KM dari Puncak

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.