Kamis, 16 Juli 2026
Breaking News
Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Pendidikan
Penulis: Iman22 Okt 2025

PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi Penyiar di Era Digital

PRSSNI Wilayah Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Stikom Bandung  sebagai upaya memperkuat  kompetensi mahasiswa di era siaran digital.

Pengurus PRSSNI Jawa Barat dan Ketua Stikom Bandung usai menandatangi kerja sama untuk perkuat kompetensi penyiaran pada mahasiswa. (Foto: Istimewa)

Pengurus PRSSNI Jawa Barat dan Ketua Stikom Bandung usai menandatangi kerja sama untuk perkuat kompetensi penyiaran pada mahasiswa. (Foto: Istimewa)

trustjabar.com -  Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Wilayah Jawa Barat resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung  sebagai upaya memperkuat  kompetensi mahasiswa di era siaran digital.

Baca Juga: Stikom Bandung Komitmen Proses Terus Pengaktifan Kembali Ijazah Lulusan yang Dibatalkan

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung pada Senin (20/10) di Kampus Stikom Bandung, Jalan Ibrahim Adjie No. 57. Ketua PRSSNI Jabar, Yusuf Siregar, dan Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik menandatangani kesepakatan tersebut.

Kolaborasi ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus kolaborasi ini untuk meningkatkan kemampuan praktis mahasiswa di bidang keradioan dan televisi digital.

Ketua PRSSNI Jabar, Yusuf Siregar, mengatakan pelatihan praktis akan segera digelar sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut. “Siaran radio sekarang bukan hanya audio, tapi juga visual seperti televisi. Siaran musik kini dapat tampil dalam bentuk video, sehingga dunia radio juga membutuhkan kameramen dan tenaga kreatif visual,”kata Yusuf.

Dia menjelaskan, pelatihan akan menitikberatkan pada praktik di studio radio, mencakup penyiaran, manajemen program, dan pemasaran radio. PRSSNI Jabar juga tengah menyiapkan lembaga sertifikasi profesi untuk mahasiswa dan masyarakat umum yang tertarik berkarier di bidang penyiaran.

Langkah Strategis Perkuat Keterampilan Mahasiswa

Sementara itu, Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaluddin Malik, menyambut baik kerja sama dengan PRSSNI tersebut. Dia menilai, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keterampilan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja.

"Lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Dunia kerja menuntut kompetensi praktis. Karena itu, Stikom Bandung kini menerbitkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang memuat capaian prestasi dan kompetensi mahasiswa,”kata Dedy.

Dedy menambahkan, tujuan utama pendidikan tinggi adalah mencetak lulusan yang mandiri dan profesional. "Tugas Stikom adalah menciptakan ekosistem pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri komunikasi," kata dia.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi, 200 Mahasiswa Stikom Bandung Ikuti Program Magang

Melalui kerja sama ini, PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung berharap dapat mencetak generasi muda penyiar yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing tinggi di industri media dan komunikasi digital. (Iman/trustjabar/R3).

Komentar

0 komentar untuk PRSSNI Jabar dan Stikom Bandung Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi Penyiar di Era Digital

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.