Senin, 01 Juni 2026
Breaking News
Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud? Tesla Kembali Rebut Posisi Puncak Kendaraan Listrik Global, Pangsa Pasar BYD Menukik Lebih dari Sekadar Pemanis Wajah, Mengungkap Fakta Unik dan Keajaiban Sensorik di Balik Kumis Kucing Pemkab Bandung Sudah Punya Perda Pesantren Namun Masih Gamang, Bupati Beberkan Alasannya Vintage Market Vol 5 Sajikan Barang Langka Bernilai Tinggi Pegadaian Jabar Salurkan 355 Paket Daging Kurban untuk Warga Bupati Bandung Anggap Penanganan Sedimentasi Dukung Efektivitas Pengendalian Banjir Sungai Citarum Gubernur Jawa Barat ‘Ngamumule’ Seni dan Budaya, Bupati Bandung Klaim Lakukan Hal Serupa Peringatan Bagi Kepala Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Bakal Copot Jabatan Jika Lakukan Ini! FK3I Anggap Rencana Pembangunan PLTP Gunung Gede Pangrango Berpotensi Rusak Keanekaragaman Hayati Raih Prestasi Gemilang, Akankah Rencana Pembangunan Museum Persib Bandung Terwujud?
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Pendidikan
Penulis: Iman16 Okt 2025

Tingkatkan Kompetensi, 200 Mahasiswa Stikom Bandung Ikuti Program Magang

Sedikitnya 200 mahasiswa Stikom Bandung ikut dalam program magang tahun 2025 menyebar ke berbagai instansi pemerintah dan perusahaan swasta.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Bandung, Gayatri Rachmi Rilowati dan keempat mahasiswa magang dari Stikom Bandung saat kedatangan Wakil Ketua I Stikom Bandung, Muhammad Farid, S.Sos, M.I.Kom. beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Bandung, Gayatri Rachmi Rilowati dan keempat mahasiswa magang dari Stikom Bandung saat kedatangan Wakil Ketua I Stikom Bandung, Muhammad Farid, S.Sos, M.I.Kom. beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

trustjabar.com - Sedikitnya 200 mahasiswa Stikom Bandung ikut dalam program magang tahun 2025. Para peserta magang menyebar ke berbagai instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, lembaga pemasyarakatan, dan perusahaan swasta.

Salah satu program magang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandung. Para peserta magang terlibat dalam pekerjaan kehumasan dan konten kreatif.

Baca Juga: Stikom Bandung Komitmen Proses Terus Pengaktifan Kembali Ijazah Lulusan yang Dibatalkan

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Gayatri Rachmi Rilowati mengaku program magang Stikom Bandung ini membantu pekerjaan kehumasan dan konten kreatif. Mereka terampil dalam teknis produksi, menjadi talent, videografer, script writing, desain sampai pasca-produksi.

"Untuk Lapas Perempuan II A Bandung, kami sangat terbantu dengan mahasiswa Stikom Bandung. Mahasiswa ini sangat mahir mengemas pesan dengan kreatif," kata Gayatri, baru-baru ini.

Lebih jauh Gayatri mengatakan, para peserta magang bisa memahami dan mengemas pesan komunikasi tentang Lapas. Hal ini karena Lapas tidak saja tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembinaan dan pembekalan. Para warga binaan tersebut dapat kembali ke masyarakat dan mendapatkan tempat yang lebih baik.

“Melalui berbagai kegiatan pembinaan, kami berupaya memulihkan rasa percaya diri dan kemampuan para warga binaan, agar kelak siap berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang peserta magang  dari Stikom, Eka Aprillia mengaku bangga bisa magang di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. "Alhamdulillah, saya bisa mengaplikasikan ilmu dan kompetensi dari kampus ke Lapas ini," paparnya.

Program Magang Perkaya Kompetensi

Program magang Stikom Bandung ini berlangsung  sejak Juni 2025 ini sebanyak 200 mahasiswa. Mereka tersebar di beberapa instansi pemerintah dan perusahaan swasta di Jawa Barat dan Banten.

"Saya bersyukur bisa melepas para mahasiswa dalam program magang ini. Dan yang paling penting, instansi maupun perusahaan tempat mahasiswa magang responsnya sangat baik," ujar Ketua Stikom Bandung, Dr. Dedy Djamaludin Malik.

Baca Juga: Turun Jadi Sanksi Ringan, Stikom Bandung Kembali Terima Mahasiswa Baru

Menurut Dedy, program magang merupakan bentuk amanah dari penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi. Berdasarkan Permendikbudristek No. 63 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Magang Merdeka, mahasiswa memperkaya pengalaman pendidikan di dunia kerja.

"Selain bertujuan pembelajaran,  program magang Stikom ini salah satu tujuan lainnya juga memenuhi capaian lulusan dan memperkaya kompetensi utama," pungkasnya. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Tingkatkan Kompetensi, 200 Mahasiswa Stikom Bandung Ikuti Program Magang

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.