Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Serba Serbi
Penulis: Cep 22 Mei 2026

Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan

Alih-alih memiliki sayap berbulu fleksibel untuk menangkap angin, fakta uniknya penguin memiliki sayap yang pipih, kaku, dan padat mirip sirip lumba-lumba.

Penguin. Bukan terbang di udara, ini alasan penguin memilih terbang di dalam lautan. Foto: ist/net

Penguin. Bukan terbang di udara, ini alasan penguin memilih terbang di dalam lautan. Foto: ist/net

trustjabar.com - Mendengar kata burung, kita pasti langsung membayangkan makhluk yang mengepakkan sayap bebas di udara. Namun, penguin (Spheniscidae) mematahkan stereotip tersebut. Burung laut ikonik ini memilih jalur evolusi yang berbeda dengan menukar kemampuan terbang di angkasa demi menjadi penjelajah ulung bawah air.

Baca Juga : Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan

Seperti diketahui, penguin termasuk kelompok burung (aves). Meskipun mereka tidak terbang seperti burung pada umumnya, namun penguin memiliki bulu, bertelur, dan berdarah panas. Penguin lebih banyak menghabiskan waktunya di air.

Melansir berbagai sumber, fakta unik penguin memiliki lengan yang telah mengalami perubahan bentuk ekstrem (evolusi). Alih-alih memiliki sayap berbulu fleksibel untuk menangkap angin, penguin memiliki sayap yang pipih, kaku, dan padat mirip sirip lumba-lumba. Modifikasi anatomi ini membuat mereka tidak mampu terbang di udara, tetapi menjadi sangat perkasa saat membelah air laut.

“Penguin tidak kehilangan kemampuan terbangnya begitu saja. Mereka mengalami kompromi evolusi yang luar biasa. Struktur sayap mereka mengeras demi menahan hambatan air yang jauh lebih padat daripada udara,” kata Dr. Kyle Elliott, profesor biologi dari McGill University yang mendalami perilaku burung menyelam.

Burung pada umumnya memiliki tulang yang berongga dan ringan agar bisa melayang di udara dengan mudah. Penguin justru melakukan hal sebaliknya. Mereka memiliki tulang yang sangat padat dan berat. Bobot ekstra ini berfungsi layaknya sabuk pemberat bagi penyelam manusia, membantu penguin mengatasi daya apung alami air sehingga mereka bisa menyelam lebih dalam tanpa usaha berlebih.

Fakta Unik Penguin Terbang di Dalam Laut

Saat berada di dalam laut, penguin sebenarnya memperlihatkan gerakan yang sama persis seperti burung yang sedang terbang. Mereka mengepakkan sirip mereka untuk menghasilkan daya dorong yang kuat.

Menggunakan kemampuan ini, penguin mampu melesat cepat, berbelok tajam dengan lincah, dan bertahan di kedalaman laut demi memburu mangsa utama mereka seperti ikan, cumi-cumi, dan krill (udang kecil).

Baca Juga : Kisah Tragis dan Menakjubkan Lalat Capung, Si Rekor Hidup Terpendek di Dunia

“Saat melihat penguin di dalam air melalui kamera berkecepatan tinggi, mereka tidak terlihat seperti sedang berenang. Mekanisme kepakan sayap mereka adalah gerakan terbang, hanya saja mereka melakukannya di medium yang berbeda, yaitu air,” ungkap Dr. P. Dee Boersma, pakar biologi dan Direktur Center for Penguins as Ocean Sentinels di University of Washington.

Selain struktur tulang dan sayap, penguin membalut tubuhnya dengan sistem isolasi yang canggih. Mereka memiliki kerapatan bulu yang luar biasa, paling rapat di antara seluruh jenis burung. Penguin juga rutin mengoleskan minyak khusus dari kelenjar di dekat ekor mereka ke seluruh tubuh.

Lapisan minyak ini membuat bulu mereka sepenuhnya kedap air dan memerangkap udara hangat di dekat kulit, menjaga mereka tetap hangat sekaligus menambah hidrodinamika saat berburu di air dingin. Dari fakta unik penguin ini, hal menarik apa yang bisa dipelajari? Silakan tuliskan di kolom komentar. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.