Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Lokasi pengungsian para korban terdampak banjir luapan Sungai Citarum ini tersebar di beberapa lokasi. Seperti di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Masjid An-Nur, dan Masjid Al-Ikhlas di kawasan Citeureup.
Kolase foto banjir luapan Sungai Citarum di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: ist/
trustjabar.com – Banjir akibat luapan air Sungai Citarum di kawasan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, masih merendam pemukiman warga setempat, Senin (11/4/2026). Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 19.408 jiwa yang tersebar di beberapa wilayah terdampak banjir.
Baca Juga : Citarum (Belum) Harum
Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi mengatakan, meski saat ini genangan banjir luapan Sungai Citarum masih merendam, namun ketinggian banjir berangsur berkurang. Ia menjelaskan, di wilayahnya ada 3 pemukiman penduduk yang masih terendam banjir paling parah. Ketiga wilayah itu terdiri dari Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, dan Desa Citeureup, Kabupaten Bandung.
“Jumlah korban terdampak banjir luapan Sungai Citarum mencapai 6.877 kepala keluarga atau sekitar 19.408 jiwa. Luapan air dari Sungai Citarum ini dipicu karena tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Sabtu (11 April 2026) malam,” ungkapnya.
Asep menjelaskan, terkait lokasi pengungsian para korban terdampak banjir luapan Sungai Citarum ini tersebar di beberapa lokasi. Seperti di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Masjid An-Nur, dan Masjid Al-Ikhlas di kawasan Citeureup.
Terkait kebutuhan para pengungsi saat ini, lanjut Asep, mereka membutuhkan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, layanan kesehatan, dan perlengkapan darurat. Semua kebutuhan dasar itu pun sudah disiapkan pemerintah setempat selama masa tanggap darurat banjir.
“Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan penanganan jangka panjang dan berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum untuk pengerukan sedimentasi. Pemerintah juga melakukan peninggian jembatan di beberapa wilayah yang rawan banjir luapan Sungai Citarum,” ucapnya.
Asep mengklaim, pemerintah daerah juga melakukan upaya memperkuat mitigasi bencana banjir yang kerap melanda kawasannya itu. Salah satunya melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan berbagai pihak.
Selain Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot, Angin Kencang Terjadi di Beberapa Lokasi
Akibat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari terakhir ini, BPBD Kabupaten Bandung mencatat ada sembilan kecamatan turut terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya mengatakan, selain banjir yang melanda sejumlah lokasi, terjadi juga kejadian angin kencang. Akibatnya, lanjut Beny, sejumlah rumah turut terdampak tiupan angin kencang.
“Sebagian besar kerusakan (akibat angin kencang) terjadi pada bagian atap rumah warga,” ucapnya.
BPBD Kabupaten Bandung mencatat, beberapa wilayah terdampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrim ini. Yakni di Dayeuhkolot, Baleendah, Rancaekek, Majalaya, Arjasari, Katapang, Cangkuang, dan Kecamatan Cimaung.
Baca Juga : Bupati Bandung, Penanganan Infrastruktur Penyebab Banjir Masih Saling Lempar Kewenangan
Sebelumnya, pada Sabtu (11 April 2026), Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bandung. Di Bojongsoang, Dadang menegaskan, Pemkab Bandung segera memperbaiki rumah warga terdampak angin kencang.
“Di Kabupaten Bandung ternyata ada 63 rumah yang terkena angin puting beliung dan tentunya sudah dilaporkan BPBD ke Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Bandung,” kata Dadang.
Sedikitnya enam unit rumah warga di Desa Bojongsari RW 12 Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang rusak berat akibat hujan deras dan angin kencang pada Jumat (10/4/2026), menjadi prioritas perbaikan dari Pemkab Bandung.
Angin kencang dan hujan deras menerjang Desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang pada Jumat (10/4/2026,) menyebabkan kerusakan pada 44 rumah warga dan 12 pohon tumbang. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.