Sabtu, 25 Juli 2026
Breaking News
Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor
TrustJabar
Nasional Pendidikan
Penulis: Cep30 Jul 2025

Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi, Alokasi Anggaran Rp 1,1 Triliun!

Keberadaan sekolah rakyat saat ini sudah beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu dan sudah berjalan pada 63 titik di berbagai wilayah Indonesia.

Keberadaan sekolah rakyat saat ini sudah beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu dan sudah berjalan pada 63 titik di berbagai wilayah Indonesia.

Keberadaan sekolah rakyat saat ini sudah beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu dan sudah berjalan pada 63 titik di berbagai wilayah Indonesia.

trustjabar.com – Keberadaan sekolah rakyat saat ini sudah beroperasi pada 14 Juli 2025 lalu dan sudah berjalan pada 63 titik di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini terungkap dari keterangan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadari rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka bersama menteri terkait lainnya.

Menurut Gus Ipul yang merupakan sapaan akrab Saifullah Yusuf, pihaknya menyampaikan laporan mengenai operasional sekolah rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Ini merupakan sekolah rintisan Tahun 2025-2026," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa, (29/7/2025).

Saat ini, sekolah rakyat sedang dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Namun dalam pelaksanaannya pemerintah akan selalu melakukan evaluasi secara berkala. Untuk pembelajaran tahun ajaran baru, akan ada 37 titik dengan daya tampung sekitar lebih dari 9.700 siswa.

Pada September 2025 nanti, kata ia, sekolah rakyat akan berdiri 59 titik lagi. Sehingga secara keseluruhan nantinya akan dapat menampung 15 ribu siswa. Sebanyak 159 titik itu, sebanyak 2 ribu guru dan 4 ribu tenaga pendidik akan terlibat dalam kegiatan pembelajaran.

Selain itu juga akan ada perekrutan wali asuh atau wali asrama. Untuk operasional, pemerintah telah menggarkan Rp 1,1 triliun untuk 159 titik. Anggran ini telah mendapat alokasi dari Kemenkeu dan telah dapat persetujuan DPR RI. Penggunaan anggaran akan ada pengawasan ketat dan memastikan tidak akan ada penyimpangan dalam pelaksanaannya.

"Jadi sesuai arahan Presiden Prabowo, tidak boleh ada penyimpangan dan operasional harus sesuai dengan ketentuan," ujarnya.

Ratusan Guru Sekolah Rakyat Mundur

Sementara itu, sebanyak 140  guru yang akan bertugas menyatakan mundur untuk mengajar pada sekolah rakyat. Pemicunya akibat minimnya fasilitas.

Menanggapi masalah ini, Gus Ipul menanggapi dengan santai. Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan puluhan ribu guru pengganti. Menurutnya saat ini sudah ada 50 ribu guru yang telah mengikuti pendidikan profesi dan belum mendapatkan penempatan.

Gus Ipul mengatakan, keputusan untuk mengundurkan diri merupakan hak para guru. Mereka mundur dengan alasan penempatan tugas terlalu jauh. "Jadi alasan utamanya domisili rumah dan tempat mengajarnya terlalu jauh," tandas Gus Ipul.

Komentar

0 komentar untuk Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi, Alokasi Anggaran Rp 1,1 Triliun!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.