Kamis, 10 September 2026
Breaking News
Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung
TrustJabar
Nasional
Penulis: Cep18 Agt 2025

Gempa Bumi Gunjang Poso Sulawesi Tengah

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, menimbulkan korban jiwa. Korban sempat menjalani perawatan medis di RS Poso.

Petugas gabungan membersihkan material bangunan akibat guncangan gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025). Akibat bencana tersebut, 1 orang meninggal karena tertimpa reruntuhan material bangunan. Foto: ist/dok BNPB

Petugas gabungan membersihkan material bangunan akibat guncangan gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu (17/8/2025). Akibat bencana tersebut, 1 orang meninggal karena tertimpa reruntuhan material bangunan. Foto: ist/dok BNPB

trustjabar.com – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, menimbulkan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, setidaknya satu orang meninggal akibat guncangan gempa berkekuatan M 6.0 itu.

Baca Juga : Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

Kepala Pusdatin BNPB Abdul Muhadi mengatakan, berdasarkan laporan BPBD setempat, korban meninggal akibat gempa bumi itu karena tertimpa reruntuhan bangunan. Ia juga menegaskan, sebelumnya, korban tersebut sudah menjalani perawatan intensif pasca kejadian gempa.

“Berdasarkan laporan cepat pada Minggu (17 Agustus 2025) malam, ada warga yang menjadi korban gempa bumi yang terjadi di Poso. Korban mengalami kritis seusai tertimpa reruntuhan bangunan pasca gempa di Gereja Elim Masani, Poso Pesisir,” ungkap Muhari dalam keterangan resminya, Senin (18/8/2025).

Muhari melanjutkan, saat gempa terjadi para jemaat sedang mengikuti ibadah pagi. Sejumlah jemaat tertimpa material kayu dan batako dari bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi. Namun, Muhari tidak menjelaskan rinci terkait korban tersebut.

Baca Juga : Guru dan Murid Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Mensos RI; Pemerintah Tidak Maksa, Sudah Ada Penggantinya!

Dalam kesempatan itu, Muhari menuturkan, data kerusakan rumah akibat gempa bumi di Poso itu juga mengalami peningkatan. Kaji cepat sementara, tercatat sedikitnya 12 unit rumah rusak berat dan 33 unit rumah rusak ringan.

Sebagai informasi, gempa bumi yang mengguncang Sulawwsi Tengah terjadi pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 5.38 WIB dengan kekuatan M 5,8. Kemudian kekuatan gempa itu termutakhirkan menjadi M 6.0.

Akibat guncangan gempa, puluhan rumah mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Wilayah terdampak gempa bumi ini juga tersebar di beberapa wilayah di Poso. Di antaranya di Desa Tangkura, Towu, Lape, Maranda, Tokorondo, Patiwunga, Bega, dan Desa Kilo. Rumah Sakit Poso menjadi rujukan penanganan medis para korban. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Gempa Bumi Gunjang Poso Sulawesi Tengah

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.