Kamis, 09 Juli 2026
Breaking News
HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah
TrustJabar
Internasional
Penulis: Cep05 Sep 2025

Tawaran Rusia Akhiri Peperangan dengan Ukraina, Ini Syaratnya!

Dunia internasional masih berupaya mewujudkan perdamaian antara Rusia dengan Ukraina setelah terlibat perang selama tiga tahun.

Presiden Rusia Vladimir Putin menawaran akan mengakhiri peperangan dengan Ukraina dengan syarat Volodymyr Zelensky datang ke Moskow. Foto: net/

Presiden Rusia Vladimir Putin menawaran akan mengakhiri peperangan dengan Ukraina dengan syarat Volodymyr Zelensky datang ke Moskow. Foto: net/

trustjabar.com – Dunia internasional masih berupaya mewujudkan perdamaian antara Rusia dengan Ukraina setelah terlibat perang selama tiga tahun. Belakangan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengajak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk bertemu dengan beberapa syarat.

Baca Juga : Tiongkok Pamerkan Alutsista Canggih Saat Parade Militer

Salah satu syarat yang diajukan Putin itu yakni pertemuan tersebut harus berlangsung di Moskow, Rusia. Namun, jika pihak Ukraina menolak ajakan pertemuan itu, Putin menegaskan Rusia akan terus berperang.

Putin mengakui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengusulkan pertemuan perdamaian itu. Ia juga tidak menolak hal itu, namun dengan syarat jika Zelensky mau datang ke Moskow.

“Apakah ada gunanya? Kita lihat saja nanti,” tutur Putin seperti dikutip AFP, kemarin.

Namun, tawaran itu tentunya mendapat penolakan pihak Ukraina. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan, ajakan itu merupakan undangan yang tidak bisa ia terima. Sebab, kata ia, ada tujuh negara yang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah perundingan pertemuan pemimpin Ukraina dan Rusia mengakhiri peperangan tersebut.

Baca Juga : Aksi Bela Palestina Menggema di Kota Bandung

“Itu merupakan proposal serius. Presiden Zelensky sudah menyatakan kesiapan untuk pertemuan semacam itu dan kapan saja (jika pertemuan di luar Rusia),” katanya.

Akan tetapi, lanjut Andrii, Presiden Rusia terus mempermainkan semua orang dengan mengajukan tawaran yang jelas-jelas tidak bisa Ukraina terima. “Hanya tekanan yang meningkat yang dapat memaksa Rusia akhirnya serius dalam proses perdamaian,” ungkapnya.

Sementara itu, seusai bertemu dengan Zelensky di Paris, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kesiapan Eropa menawarkan jaminan keamanan Ukraina. Tawaran jaminan keamanan itu Emmanuel tawarkan pada hari penandatanganan perjanjian perdamian.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump rencananya akan bertemu dengan Zelensky pada Kamis, waktu Amerika Serikat. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Tawaran Rusia Akhiri Peperangan dengan Ukraina, Ini Syaratnya!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.