Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Internasional
Penulis: Cep 30 Jul 2025

Gempa 8,7 Mangitudo Guncang Rusia, Gelombang Tsunami Terjang Jepang dan Hawai!

Gempa bumi dasyat dengan mangitudo 8,7  mengguncang semenanjung Kamchatka Rusia timur pada Rabu (30/07/2025) waktu setempat.

Gempa bumi dasyat dengan mangitudo 8,7  mengguncang semenanjung Kamchatka Rusia timur pada Rabu (30072025) waktu setempat.

Gempa bumi dasyat dengan mangitudo 8,7  mengguncang semenanjung Kamchatka Rusia timur pada Rabu (30072025) waktu setempat.

trustjabar.com – Gempa bumi dashyat dengan mangitudo 8,7  mengguncang semenanjung Kamchatka Rusia timur pada Rabu (30/07/2025) waktu setempat. Gempa tersebut merusak puluhan bangunan dan tidak lama dari guncangan peringatan terjadinya tsunami langsung disuarakan di berbagai negara.

Gubernur Kamchatka Vladimir Solodov mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan agar penduduk segera dilakukan evakuasi. Karena gempa yang terjadi sangat kuat dan memicu gelombang tsunami setinggi 4 meter. Reuters melaporkan, sebuah bangunan sekolahan dan rumah warga mengalami kerusakan parah.

Sementara gelombang tsunami menghantam wilayah pesisir Kamchatka. Menurut data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menuliskan dalam keterangannya di mesia sosia X bahwa gempa terjadi pada kedalaman 19,3 kilometer.

Gempa berpusat 126 kilometer sebelah timur tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky dengan jumlah penduduk 165.000 jiwa. Selain itu, berdasarkan informasi terbaru Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gelombang tsunami yag berasal dari gempa Rusia, menerjang beberapa wilayah pesisir pantai.

Tsunami Terjang Beberapa Negara

Menurut laporan televisi NHK, gelombang tsunami menerjang pada pukul 01.00 GMT. Sebelumnya pemerintah setempat sudah mengeluarkan peringatan dini agar penduduk segera menjauh dari pesisir pantai.

Gelombang tsunami kabarnya sampai ke Jepang pada 3 jam ke depan dan memerintahkan kepada warga setempat agar segera mengungsi ke dataran tinggi. Selain Jepang, gelombang tsunami juga nyampai ke Alaska dan Hawaii, wilayah teritorial AS di Guam dan sejumlah pulau di Mikronesia.

Departemen Manajemen Darurat Honolulu menyerukan agar segera melakukan evakuasi kepada masyarakat untuk menghindari gelombang tsunami. Sementara itu pemerintah Rusia sejauh ini masih melakukan pendataan mengenai jumlah korban akibat gempa tersebut. 

Diperkirakan ratusan orang terluka akibat bencana dahsyat itu. Menteri Kesehatan Regional Oleg Melnikov kepada kantor berita pemerintah Rusia TASS menyebutkan, korban luka sudah mendapatkan perawatan.

"Seluruh pasien saat ini dalam kondisi stabil dan sejauh ini tidak ada luka berat,” kata dia.

Sementara itu, gempa susulan masih kerap terjadi. Hal ini mengakibatkan masyarakat mengalami ketakutan dan kecamasan atas terjadinya guncangan meski intensitasnya relatif kecil.

"Intensitasnya perkiraan tidak tinggi. Namun, tidak ada potensi gempa yang lebih kuat dalam waktu dekat. Situasi saat ini berada dalam kendali,” ujarnya.

Komentar

0 komentar untuk Gempa 8,7 Mangitudo Guncang Rusia, Gelombang Tsunami Terjang Jepang dan Hawai!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.