Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Ekonomi Nasional
Penulis: Cep 08 Mar 2026

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Masih Memanas, Pemerintah Indonesia Pastikan Pasokan Ini Tetap Terkendali

Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah saat ini, pemerintah memastikan pasokan pupuk, pangan, serta bahan bakar tetap terkendali.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas, Pemerintah Indonesia memastikan pasokan pupuk, pangan, dan BBM tetap terkendali. Foto: ist/

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan meski situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas, Pemerintah Indonesia memastikan pasokan pupuk, pangan, dan BBM tetap terkendali. Foto: ist/

trustjabar.com – Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah saat ini, Pemerintah Indonesia memastikan pasokan pupuk, pangan, serta bahan bakar tetap terkendali. Pemerintah Indonesia dan sejumlah BUMN menyampaikan tersebut di tengah kekhawatiran terganggunya rantai pasok global selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

Baca Juga : Konflik Timur Tengah, Indonesia Siapkan Skenario Ekonomi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, cadangan pangan nasional saat ini mampu bertahan hingga sekitar 324 hari. Ia menegaskan, stok beras di Perum Bulog tercatat sekitar 3,7 ton. Amran juga optimistis pasokan beras akan bertambah seiring potensi produksi padi yang masih di sawah.

“Ada sekitar 10 hingga 11 juta ton produksi padi yang masih di sawah. Produksi kita terus berjalan setiap bulan sekitar 3,6 juta hingga 5,3 juta ton. Jadi Insya Allah, pangan kita aman meski di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah,” ungkap Amran dalam keterangan resminya.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) pun memproyeksi ketersediaan pangan strategis tetap aman hingga usai Idulfitri 2026.

Amran juga menjelaskan mengenai pasokan pupuk. Ia memastikan kebijakan diskon pupuk 20 persen bagi petani tetap berjalan. Pemerintah telah menyiapkan alternatif pasokan bahan baku dari Rusia, Laos, dan Australia. Hal itu untuk mengantisipasi jalur perdagangan.

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan kapasitas produksi perusahaan mencapai 14,5 juta ton per tahun. Sumber bahan baku fosfat serta kalium berasal dari kawasan di luar wilayah yang saat ini sedang terjadi ketegangan geopolitik Timur Tengah. Kawasan itu di antaranya Maroko, Tunisia, Kanada, dan Laos.

Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah, Cadangan BBM Nasional Aman

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan BBM nasional masih mencukupi untuk 20 hari. Pertamina memastikan operasional tetap aman melalui diversifikasi sumber pasokan dari produksi domestik dan negara mitra.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan perseroan memperketat pengawasan ketahanan pasokan crude, BBM, dan LPG. Pertamina Patra Niaga juga memperkuat stok melalui mekanisme build up stock.

Baca Juga : Gelombang Panic Buying BBM Terjadi di Sejumlah Daerah di Indonesia, Pemerintah Keluarkan Imbauan

Pertamina telah menaikkan harga sejumlah BBM non-subsidi per 1 Maret 2026, sementara nasib BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar bergantung pada perkembangan harga minyak global yang diasumsikan pemerintah dalam APBN di level USD 70 per barel.

Namun Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memperingatkan potensi kenaikan harga BBM akibat lonjakan harga minyak dunia. Hal itu menyusul masih memanasnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

"Pertama yang terganggu pasti suplai minyak. Kedua transportasi logistik, dan ketiga turisme akan sangat terganggu," ujar Airlangga. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Situasi Geopolitik di Timur Tengah Masih Memanas, Pemerintah Indonesia Pastikan Pasokan Ini Tetap Terkendali

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.