Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Bisnis dan Keuangan Ekonomi Nasional
Penulis: Iman 12 Mar 2026

Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, Pegadaian Perkuat Peran dalam Pengembangan Bank Emas

Pemerintah memperingati satu tahun beroperasinya ekosistem bullion Indonesia dengan meluncurkan Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi PT Pegadaian menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan ekosistem bullion Indonesia. (Foto: Istimewa)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi PT Pegadaian menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan ekosistem bullion Indonesia. (Foto: Istimewa)

trustjabar.com  – Pemerintah memperingati satu tahun beroperasinya ekosistem bullion Indonesia dengan meluncurkan Indonesia Bullion Ecosystem Roadmap. Momentum ini menandai penguatan sistem investasi emas nasional sebagai instrumen keuangan yang likuid dan terintegrasi.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar acara bertema “Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase” untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem emas nasional. Roadmap tersebut akan menjadi panduan pengembangan unit usaha bullion di Indonesia dalam satu tahun ke depan.

Baca Juga: Nasabah Pegadaian Raih Emas 124 Gram dari Program Undian Badai Emas

PT Pegadaian menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan ekosistem tersebut. Perusahaan ini mendorong transformasi emas dari sekadar komoditas menjadi aset finansial yang lebih dinamis.

Selama setahun terakhir, Pegadaian mengintegrasikan layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank atau layanan bank emas. Integrasi ini memperkuat sistem pengelolaan emas yang lebih aman, modern, dan terhubung secara nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi kontribusi Pegadaian dan pelaku industri bullion dalam membangun ekosistem investasi emas yang terintegrasi.

“Langkah Pegadaian dalam satu tahun terakhir menunjukkan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi nasional. Dengan infrastruktur yang matang dan strategi yang tepat, emas dapat menjadi salah satu pilar kekuatan finansial masyarakat,” kata Airlangga.

Fondasi Penting Bisnis Bullion

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan pencapaian tersebut menjadi fondasi penting untuk pengembangan bisnis bullion di masa depan.

“Pegadaian berkomitmen menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Saat ini kami memiliki layanan bank emas yang paling lengkap, dan kami akan terus menyempurnakan serta mengembangkan produk agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujar Damar.

Di tingkat regional, Pegadaian juga menyiapkan langkah percepatan pengembangan ekosistem bullion. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Eko Supriyanto menilai minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat.

“Kami melihat antusiasme masyarakat Jawa Barat sangat tinggi terhadap investasi emas. Melalui integrasi layanan bullion, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses yang aman sekaligus produktif terhadap aset emas,” kata Eko.

Menurutnya, emas tidak hanya berfungsi sebagai instrumen lindung nilai, tetapi juga dapat menjadi aset finansial yang likuid untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Dalam acara tersebut, pemerintah juga menyerahkan roadmap pengembangan unit usaha bullion nasional untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan rantai pasok emas dari sektor hulu hingga hilir. Integrasi tersebut harapannya mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri emas global.

Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, Pegadaian optimistis ekosistem bullion Indonesia akan berkembang lebih cepat. Ekosistem ini diharapkan dapat memperkuat sektor keuangan nasional sekaligus mendorong inklusi keuangan melalui investasi emas yang semakin mudah diakses masyarakat. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, Pegadaian Perkuat Peran dalam Pengembangan Bank Emas

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.