Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Ekonomi Bisnis dan Keuangan Internasional
Penulis: Ghani 12 Sep 2025

IHSG Tembus 8.000, Pasar Modal Pecah Rekor! Investor Asing Serbu Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.022,76, dengan kapitalisasi pasar Rp14.377 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.022,76, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp14.377 triliun. (foto: istimewa)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.022,76, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp14.377 triliun. (foto: istimewa)

trustjabar.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pasar keuangan Indonesia justru menunjukkan performa impresif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.022,76, dengan kapitalisasi pasar menembus Rp14.377 triliun. Per Agustus 2025, IHSG ditutup di level 7.830,49 atau menguat 4,63 persen (mtd) dan 10,60 persen (ytd).

Hal ini terungkap dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 27 Agustus 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika global dan domestik.

Baca Juga: Kembali Gelar Festival di Bandung, OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah Dengan IHSG menembus level all time high, inflow asing kembali deras, serta jumlah investor domestik yang terus melonjak, pasar keuangan Indonesia di bawah pengawasan OJK menunjukkan ketahanan kuat. Hal ini sekaligus menjadi sinyal bahwa prospek ekonomi nasional tetap solid di tengah ketidakpastian global.

“Fundamental ekonomi Indonesia yang solid dan ekspektasi penguatan pasar keuangan global menjadi penopang utama kinerja pasar modal,” jelas Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, Jumat (12/9/2025)

Rekor IHSG Kepercayaan Global pada Prospek Ekonomi Indonesia

Setelah sempat melakukan aksi jual dua bulan sebelumnya, investor asing kembali menunjukkan minatnya. Tercatat inflow sebesar Rp10,96 triliun di Agustus 2025, meskipun secara tahunan masih mencatat net sell Rp50,95 triliun. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif kepercayaan global terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi ICBI juga menguat 1,62 persen mtd atau 8,40 persen ytd ke level 425,63. Investor non-resident tercatat memborong SBN dengan net buy Rp18,14 triliun sepanjang Agustus.

Jumlah investor di pasar modal juga melonjak signifikan. Hingga akhir Agustus 2025, total investor mencapai 18,02 juta, naik 21,18 persen (ytd) atau bertambah 3,15 juta investor baru.

Sementara itu, nilai Asset Under Management (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai Rp885,95 triliun, naik 5,80 persen (ytd). Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana juga naik 10,25 persen (ytd) menjadi Rp550,43 triliun.

Kondisi global turut memberi dorongan. IMF merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 2025 menjadi 3,0 persen, sementara WTO memperkirakan perdagangan global tahun ini tumbuh 0,9 persen. Kebijakan fiskal yang akomodatif dan meredanya tensi perang dagang AS dengan negara BRICS juga meningkatkan optimisme pasar.

Meski stabilitas terjaga, OJK tetap memperketat pengawasan. Selama Agustus 2025, OJK menjatuhkan sanksi administratif berupa denda Rp4,03 miliar kepada 10 pihak, serta memberikan perintah dan peringatan tertulis. Secara akumulatif, sejak awal 2025 OJK telah menjatuhkan sanksi administratif senilai lebih dari Rp23,4 miliar di sektor pasar modal. (Ghani Rahmat/trustjabar/R3) 

Komentar

0 komentar untuk IHSG Tembus 8.000, Pasar Modal Pecah Rekor! Investor Asing Serbu Indonesia

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.