Rabu, 14 Oktober 2026
Breaking News
Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Kesehatan
Penulis: Cep10 Apr 2026

Viral di Media Sosial Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Dinkes Jawa Barat Lakukan Evaluasi Mutu Layanan

Dalam videonya, Nina bercerita ketika ia sedang menanti proses kepulangan bayinya sejak pagi. Akan tetapi, lantaran perut Nina merasa lapar, ia pun memutuskan mencari makanan terlebih dahulu.

Viral di media sosial kejadian bayi hampir tertukar di RSHS. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat segera melakukan evaluasi mutu layanan. Foto: ilustrasi/

Viral di media sosial kejadian bayi hampir tertukar di RSHS. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat segera melakukan evaluasi mutu layanan. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com – Viral di media sosial, kejadian bayi yang baru lahir hampir tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat. Insiden itu terjadi pada Rabu (8/4/2026) di Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSHS.

Baca Juga : Viral di Media Sosial Perusakan Mobil Pemudik Asal Pekalongan di Ciamis Jawa Barat

Pemilik akun media sosial TikTok nindy5760 bernama Nina Salehah (37), menceritakan peristiwa kejadian bayi yang hampir tertukar itu. Dalam videonya, Nina bercerita ketika ia sedang menanti proses kepulangan bayinya sejak pagi. Akan tetapi, lantaran perut Nina merasa lapar, ia pun memutuskan mencari makanan terlebih dahulu.

Ketika Nina sedang mengganjal perutnya itu, ia memiliki firasat tidak enak. Nina pun bergegas memutuskan pergi kembali ke gedung KIA RSHS. Namun, saat tiba di gedung itu Nina mendapati bayinya sudah berada di tangan orang lain. Ia kemudian menanyakannya kepada perawat tentang bayinya yang diserahkan kepada orang lain. Bahkan, gelang identitas yang melingkar di bayinya itu sudah tidak ada.

Akan tetapi, seorang perawat di KIA RSHS itu mengaku sudah memanggil Nina berulang kali namun tidak ada respons. Akhirnya perawat itu menyerahkan bayi Nina kepada orang lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengaku kejadian itu sudah selesai. Vini juga mengaku pihaknya akan segera melakukan evaluasi mutu layanan.

“Kami sudah menjalin koordinasi dengan RSHS perihal peristiwa ini. Alhamdulillah sudah clear. Pihak RSHS sudah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga pasien atas ketidaknyamanan terhadap pasien. Demikian juga sebaliknya dari keluarga pasien terkait yang viral kemarin,” ucap Vini, Jumat (10/42026).

Insiden Bayi Hampir Tertukar, Dinkes Jawa Barat Audit SOP Keselamatan Pasien

Meski peristiwa itu sudah selesai secara kekeluargaan, namun Dinas Kesehatan Jawa Barat akan melakukan evaluasi mendalam terkait mutu layanan. Fokus utama evaluasi ini, kata Vini, mencakup seluruh aspek keselamatan pasien atau patient safety. Mulai dari prosedur pemeriksaan, tindakan medis, hingga hal teknis seperti prosedur penyerahan bayi kepada orang tua.

Baca Juga : Viral di Media Sosial, Video Proses Pencucian Food Tray di Salah Satu SPPG di Bandung Barat

"Mutu layanan, berarti pelaksanaan pelayanan harus menjamin keselamatan pasien dalam berbagai hal. Kami akan ingatkan kembali mulai dari pemeriksaan hingga tindakan, termasuk penyerahan bayi," katanya.

Sementara itu, terkait detail kronologi dan pemeriksaan internal terhadap perawat yang bersangkutan, Vini menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen RSHS. Sebab, Dinkes Jawa Barat hanya sebagai pembina dan pengawas, untuk memastikan sistem layanan kesehatan sesuai regulasi tanpa mencampuri urusan teknis internal rumah sakit.

Akan tetapi, hingga saat ini pihak RSHS belum memberikan keterangan terkait kejadian bayi hampir tertukar ini. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Viral di Media Sosial Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Dinkes Jawa Barat Lakukan Evaluasi Mutu Layanan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.