Turnamen Sepak Bola Putri Milklife Soccer Challenge Sambangi Kota Bandung
Turnamen sepak bola putri usia dini Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Milklife, kembali menyambangi Kota Bandung, Jawa Barat.
Dua tim sepak bola putri tingkat SD bertanding dalam turnamen Milklife Soccer Challenge Sambangi Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: Dasep/trustjabar
trustjabar.com – Turnamen sepak bola putri usia dini Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Milklife, kembali menyambangi Kota Bandung, Jawa Barat. Kali ini, ribuan murid tingkat sekolah dasar dan sederajat di Kota Bandung, memeriahkan Milklife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2025-2026.
Baca Juga : MilkLife Soccer Challenge 2025 – 2026 Bidik Pesepakbola Putri di 10 Kota
Turnamen sepak bola putri ini berlangsung mulai 16-21 September 2025 di Lapangan Chandradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig. Dua lapangan itu menjadi tuan rumah keenam dari 10 kota penyelenggara MLSC tahun ini.
Suasana turnamen langsung meriah sejak hari pertama, dengan ratusan tim yang tampil dengan seragam warna-warni. Sorak-sorai suportif dari guru, orang tua, hingga teman-teman sekolah memberikan atmosfer baru menghidupkan pertandingan.
Pada turnamen sepak bola putri kali ini, sebanyak 1.904 siswi dari 78 SD dan MI turun ke lapangan menjadi peserta. Mereka terbagi ke dalam 64 tim KU-10 dan 112 tim KU-12. Jumlah peserta yang besar menunjukkan, sepak bola tidak lagi identik dengan laki-laki.
Olahraga ini justru semakin tumbuh subur di kalangan pelajar putri. Selain pertandingan resmi, pada turnamen ini, panitia juga menggelar Festival SenengSoccer untuk usia 6-8 tahun. Pada sesi ini, sebanyak 126 siswi dari 24 sekolah turut ikut peran.
Selain itu, panitia juga menggelar Skill Challenge dengan lima tantangan. Sesi ini mengasah teknik dasar sepak bola seperti, 1 on 1 duel, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target.
MLSC, Turnamen Sepak Bola Putri Jadi Wadah Kembangkan Bakat
Menurut Pelatih Kepala MLSC Bandung, Fauzi Bramantio, menilai turnamen ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam kualitas permainan.
Baca Juga : PSSI Apresiasi MilkLife Soccer Challenge 2025, Jadi Cikal Bakal Lahirnya Pesepakbola Putri Profesional
Kata Fauzi, pada MLSC Seri 1 di Bandung ini menunjukkan progress yang luar biasa. Ia mengakui banyak bintang baru sepak bola putri yang muncul, termasuk dari sekolah yang baru pertama kali ikut.
“Ekosistem sepak bola putri di Bandung tumbuh nyata dari level paling dasar,” ujarnya.
Fauzi juga menegaskan, Bandung memiliki keunggulan budaya sepak bola yang sudah mengakar. Stadion Sidolig menjadi salah satu saksi sejarah panjang sepak bola perempuan di kota ini.
“Begitu ada wadah seperti ini (turnamen sepak bola putri), banyak yang ingin ikut serta. Dengan hadirnya MLSC, gairah sepak bola putri makin meningkat,” ungkapnya.
Pelatih SD 026 Bojongloa, Riska Nur Aprilia, merasa bersyukur timnya ikut berkompetisi. Ia berharap, MLSC bisa terus bergulir setiap tahun. Melalui kejuaraan ini, lanjut Riska, menjadi barometer dalam pembinaan sepak bola putri. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Turnamen Sepak Bola Putri Milklife Soccer Challenge Sambangi Kota Bandung
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.