Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep 13 Nov 2025

Sejumlah NGO Internasional Soroti Kondisi Penutupan Operasional Bandung Zoo

Sejumlah Non Governmental Organization (NGO) internasional mulai memperhatikan kondisi Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat.

Bayi Orangutan. Sejumlah NGO internasional mulai menyoroti kondisi penutupan operasional Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: ist/IG Bandung Zoo

Bayi Orangutan. Sejumlah NGO internasional mulai menyoroti kondisi penutupan operasional Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: ist/IG Bandung Zoo

trustjabar.com – Sejumlah Non Governmental Organization (NGO) asing mulai memperhatikan kondisi Bandung Zoo, Kota Bandung, Jawa Barat. Perhatian sejumlah organisasi nirlaba tanpa campur tangan pemerintah itu terfokus pada akibat penutupan operasional Bandung Zoo selama tiga bulan. Padahal, sejatinya lembaga konservasi tidak boleh ada penutupan operasional dari para pengunjung.

Baca Juga : Bandung Zoo Putuskan Keluar Dari PKBSI, Berikut Alasannya!

Salah satu NGO yang memperhatikan Bandung Zoo yakni United Netherland yang berkedudukan di Belanda. NGO ini mulai membahas mengenai kejanggalan penutupan operasional kebun binatang tersebut. NGO ini mulai menggali kondisi penutupan lembaga konservasi itu setelah jaringan Aliansi Bandung Melawan (ABM) berdialog dengan sejumlah aktivis di Jakarta. Dialog tersebut berlangsung beberapa waktu yang lalu.

"Ya kami sudah membahas soal ini bersama teman teman jaringan civil society di tingkat nasional dan luar negeri," ungkap Apipudin, koordinator ABM. Hal tersebut diungkapkan Apipudin dalam keterangan resminya pada Kamis (13/11/2025).

Sebagai informasi, United Netherland merupakan sebuah NGO yang membicarakan banyak hal, salah satunya soal satwa liar. NGO ini tertarik pada kasus Bandung Zoo karena sejumlah kejanggalan terjadi dan berlangsung cukup lama. Karena hal tersebutlah NGO tersebut bersama ABM, bersepakat untuk membawa persoalan ini ke ranah internasional.

Menurut Apipudin, langkah-langkah tersebut perlu upaya nyata karena sekira 710 satwa di Bandung Zoo harus terselamatkan. Hal itu sebagai bagian dari upaya konservasi di kawasan Tamansari. Gonjang-ganjing penutupan operasional Bandung Zoo ini, kata Apipudin, sejatinya tidak perlu terjadi jika pemerintah memahami kaidah-kaidah lingkungan.

NGO Asal Amerika Serikat Datangkan Ahli Gajah ke Bandung Zoo

Apipudin menegaskan, selain mendiskusikan kasus Bandung Zoo di ranah internasional, pihaknya juga mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi menilik kejanggalan di Bandung Zoo.

"Menurut kami ada beberapa hal yang perlu atensi dari KPK dengan lebih fokus," ujarnya.

Baca Juga : Kapolda Jabar; Kebun Binatang Bandung Harus Tetap Bisa Beroperasi!

Pun demikian halnya dengan NGO lain yang juga turut memperhatikan kondisi Bandung Zoo. Salah satunya NGO asal Amerika Serikat yang akan mengutus ahli gajah yakni Steve Koyle. Rencananya, Steve bakal berkunjung ke Bandung Zoo dalam waktu dekat ini.

Ahli gajah dari negeri Paman Sam itu sudah menjalin komunikasi dengan Aliansi Pecinta Satwa Liar (APECSI). Rencananya, NGO asal Amerika itu akan memantau kesehatan dan kesejahteraan dua ekor satwa di Bandung Zoo. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Sejumlah NGO Internasional Soroti Kondisi Penutupan Operasional Bandung Zoo

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.