Minggu, 25 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Bandung Raya Daerah
Penulis: Abbas08 Agt 2025

Pemprov Jabar Fokus Bangun Jembatan Layang di Kabupaten Bandung untuk Atasi Kemacetan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memfokuskan pembangunan jembatan layang di Kabupaten Bandung pada 2026 untuk mengatasi kemacetan.

Pemrov Jabar akan membangun jembatan layang di Kabupaten Bandung untuk mengatasi kemacetan parah di 2026 mendatang. (foto Istimewa)

Pemrov Jabar akan membangun jembatan layang di Kabupaten Bandung untuk mengatasi kemacetan parah di 2026 mendatang. (foto Istimewa)

trustjabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memfokuskan pembangunan jembatan layang di Kabupaten Bandung pada 2026, sebagai salah satu upaya utama mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas yang kian parah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pembangunan jembatan layang  menjadi salah satu prioritas Pemprov Jabar pada bidang infrastruktur tahun 2026. Pembangunan infrastruktur jembatan layang tersebut mengarah pada penyelesaian titik-titik krusial kemacetan. Terutama di Kabupaten Bandung berbatasan dengan Kota Bandung yang selama ini sering mengalami kemacetan.

Baca juga: Pemprov Jawa Barat Bersiap Kembangkan Konsep Wisata Berbasis Jalur Kereta Api

“Di 2026 kita akan atasi problem-problem kemacetan. Kita ingin membangun flyover di Kabupaten Bandung. Kan ini pusat problem kemacetan,” kata Dedi Mulyadi. 

Dia berpidato dalam pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), APBD 2026, di Gedung DPRD Jabar, Kamis (7/8/2025) malam.

Pembangunan jembatan layang ini rencananya menjadi bagian dari proyek strategis daerah tahun 2026. Bidang infrastruktur ini pun akan masuk dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Pemprov Jabar mendatang.

Dedi memaparkan pembangunan flyover di Kabupaten Bandung menjadi fokus perhatian untuk mengatasi kemacetan. Terlebih lagi  di beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas.

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, sebelumnya telah mengusulkan pembangunan tiga flyover. Titik kemacetan berada  di lokasi strategis , yakni yaitu Kopo Sayati, Bojongsoang, dan Rancaekek Dangdeur.  (Abbas/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Pemprov Jabar Fokus Bangun Jembatan Layang di Kabupaten Bandung untuk Atasi Kemacetan

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.