Jumat, 10 Juli 2026
Breaking News
HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Pendidikan
Penulis: Adi20 Agt 2025

Pemkot Cimahi Klaim Sudah Tampung 150 Murid Bergabung Sekolah Rakyat

Pemkot Cimahi, Jawa Barat, mengklaim sudah menampung 150 peserta didik sekolah rakyat terdiri dari 100 murid SMP dan 50 murid SMA.

Proses pembelajaran sekolah rakyat di Cimahi, Jawa Barat. Foto: Adi/trustjabar

Proses pembelajaran sekolah rakyat di Cimahi, Jawa Barat. Foto: Adi/trustjabar

trustjabar.com – Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, mengklaim sudah menampung 150 murid menjadi peserta didik sekolah rakyat. Jumlah murid itu terdiri dari 100 peserta didik SMP dan 50 murid SMA di Cimahi. Para murid di sekolah rakyat ini berasal dari keluarga prasejahtera yang terpaksa putus sekolah.

Baca Juga : HUT ke-80 RI, Dedi Mulyadi Soroti Masih Adanya Anak Putus Sekolah

Kepala Dinas Sosial Cimahi Ahmad Saefullah menuturkan, pihaknya terus memantau keberlangsungan sekolah rakyat berjalan lancar. Sebab, program pemerintah pusat ini memastikan setiap anak usia sekolah mampu mengenyam pendidikan.

Di wilayahnya, kata Ahmad, dua lokasi yang melaksanakan program sekolah rakyat ini yaitu di SMP/SMA Kopinci dan SMP Abiyoso.

“Program sekolah rakyat, termasuk di Cimahi, memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Sekolah rakyat juga membuka jalan bagi mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ini menjadi bukti nyata program tersebut mampu melahirkan generasi berprestasi dari kalangan prasejahtera,” kata Ahmad, Rabu (20/8/2025).

Program sekolah rakyat ini, kata Ahmad, merupakan program yang sepenuhnya menjadi perhatian serius negara melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kendati masih berstatus rintisan, pihaknya memastikan pelaksanaan program sekolah rakyat berjalan sesuai rencana.

Kurikulum Belajar Setara dengan Sekolah Umum, Pemkot Cimahi Pastikan Sekolah Rakyat Berjalan Lancar

Terkait kurikulum belajar, lanjut Ahmad, hal itu setara dengan sekolah umum. Namun, lanjut ia, untuk sekolah rakyat ini ada tambahan fasilitas asrama yang menjadi pembedanya.

Baca Juga : Guru dan Murid Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri, Mensos RI; Pemerintah Tidak Maksa, Sudah Ada Penggantinya!

“Negara sepenuhnya menanggung biaya pendidikan, termasuk fasilitas asrama. Untuk data siswa tercatat pemerintah memastikan keberlanjutan program,” ucapnya.

Ia mengklaim, antusiasme masyarakat terhadap sekolah rayat di Cimahi terbilang tinggi. Meski di awal banyak warga yang ragu untuk mendaftarkan anak-anaknya untuk mengikuti program ini.

"Sekarang banyak warga yang mengajukan aspirasi melalui DPRD agar anak-anak mereka bisa bergabung (sekolah rakyat)," ujarnya. (Adi/trustabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemkot Cimahi Klaim Sudah Tampung 150 Murid Bergabung Sekolah Rakyat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.