Jumat, 10 Juli 2026
Breaking News
HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Wagub Jawa Barat Dorong Sektor Konstruksi Terus Berbenah
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep17 Mar 2026

Insiden Kanopi Beton Blok III Pasar Soreang Ambruk, Wakil Bupati Bandung; Dugaan Sementara dari Getaran Mesin Giling

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengungkapkan dugaan sementara penyebab kanopi beton di Blok III Pasar Soreang yang ambruk.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengungkapkan dugaan sementara penyebab kanopi beton di Blok III Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang ambruk akibat getaran mesin penggilingan. Foto: Diskominfo Kab.Bandung/

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengungkapkan dugaan sementara penyebab kanopi beton di Blok III Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang ambruk akibat getaran mesin penggilingan. Foto: Diskominfo Kab.Bandung/

trustjabar.com – Terkait penyebab ambruknya kanopi beton di Blok III Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengungkapkan dugaannya. Meski demikian, ia menyerahkan pihak Polresta Bandung melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

Baca Juga : Kanopi Beton Pasar Soreang Ambruk, 1 Orang Meninggal

Ali mengatakan, perlunya penyelidikan ini untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau tidak terkait struktur bangunan. Namun ia menilai, kondisi bangunan sebenarnya masih layak, hanya saja sering mendapatkan getaran yang cukup kuat yang bersumber dari mesin penggilingan.

“Kalau kita lihat sekilas, kelihatannya (bangunan) aman-aman saja karena pembangunannya pun tahun 2020. Tapi di situ (lokasi kejadian) ada beberapa kios yang mengoperasikan mesin penggilingan. Dugaan sementara, ini menimbulkan getaran cukup kuat. Untuk hasil pastinya, kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian,” ungkap Ali dalam keterangan resmi.

Sebelumnya, kanopi beton 13 kios di Pasar Soreang Blok III Penggilingan Tepung, Desa/Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, ambruk. Kejadian itu terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibatnya, satu orang pria meninggal tertimpa material reruntuhan, sementara tiga korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Soreang. Selain menimpa penjual dan pengunjung pasar, ada lima motor dan satu mobil tertimpa reruntuhan.

Ali menegaskan, Pemkab Bandung akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung. Kemudian dengan  DPUTR Kabupaten Bandung termasuk pengelola Pasar Soreang juga perwakilan pedagang pasar.

“DPUTR Kabupaten Bandung akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi bangunan pasar secara keseluruhan. Jangan sampai dari kejadian ini merembet ke kios-kios lainnya. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi kita semua,” ucapnya.

Kanopi Beton Ambruk, Bagaimana Nasib 13 Pedagang di Blok III Pasar Soreang?

Terkait upaya relokasi bagi 13 pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan kanopi beton yang ambruk itu, Ali menjawab akan ia koordinasikan lebih lanjut.

Smeentara itu, perwakilan pengelola Pasar Soreang, PT Bangunbina Persada, Aditia mengatakan, pihaknya turut berduka atas insiden ini.

Baca Juga : Sampah Pasar Gedebage Kota Bandung Kembali Numpuk, Retribusi Dipungut Tiap Hari

Aditia mengatakan, untuk sementara 13 kios yang terdampak reruntuhan tersebut akan ditutup. Penutupan tersebut sampai ada hasil dari proses pemeriksaan dari pihak kepolisian maupun DPUTR.

“Untuk kondisi konstruksi, kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kelayakan bangunan demi keselamatan para pedagang dan pengunjung pasar. Tapi yang pasti, kami akan melakukan segala sesuatunya untuk penyelesaian permasalahan (kanopi beton ambruk di Blok III Pasar Soreang) ini. Termasuk memperhatikan hak-hak para pedagang yang meninggal maupun luka-luka,” ujarnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Insiden Kanopi Beton Blok III Pasar Soreang Ambruk, Wakil Bupati Bandung; Dugaan Sementara dari Getaran Mesin Giling

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.