Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Bandung Raya Daerah Ekonomi
Penulis: Cep 14 Sep 2025

DPRD Bakal Terus Awasi dan Evaluasi Kinerja Pendamping Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung

DPRD akan terus mengawasi kinerja pendamping Koperasi Merah Putih yang tersebar di desa-desa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Hailuki menegaskan, DPRD bakal terus mengawasi dan mengevaluasi kinerja pendamping Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung. Foto: ecp/trustjabar

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Hailuki menegaskan, DPRD bakal terus mengawasi dan mengevaluasi kinerja pendamping Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung. Foto: ecp/trustjabar

trustjabar.com – DPRD akan terus mengawasi kinerja pendamping Koperasi Merah Putih (KMP) yang tersebar di desa-desa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hal itu agar prinsip pembentukan Koperasi Merah Putih tetap berada di koridor cita-cita pemerintah.

Baca Juga : Fraksi DPRD Kabupaten Bandung Usulkan Pembentukan Pansus Dalami Sengkarut Hukum PT BDS

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, M. Hailuki kepada trustjabar.com di Soreang, Minggu (14/92025). Hailuki tidak mengharapkan, rekrutmen pendamping KMP ini menjadi aji mumpung segelintir orang lantaran unsur kedekatan dengan stakeholder tertentu. Sehingga, proses rekrutmen yang seharusnya melahirkan pendamping koperasi yang profesional, tidak terwujud.

“Kita juga tidak mau jika pendamping Koperasi Merah Putih ini tidak memiliki keahlian manajemen. Mereka harus mampu menjalankan manajemen usaha secara profesional,” tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Hailuki, proses rekrutmen pendamping KMP untuk setiap desa ini harus berdasarkan prinsip meritokrasi. Hal itu untuk mencegah praktik koncoisme (aji mumpung, nepotisme) yang berdampak pada performa usaha.

Tugas Berat Menanti Pendamping Koperasi Merah Putih

Pentingnya pendamping KMP profesional ini, lanjut Hailuki, bukan tanpa sebab. Koperasi Merah Putih yang lahir di era Presiden Prabowo ini harus mampu menjadi penopang utama program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sehingga mampu menggerakan ekonomi desa dengan melibatkan pemasok lokal untuk bahan makanan MBG. Pemasok itu di antaranya penyuplai lokal beras, lauk pauk, buah-buahan, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Akselerasi Pembangunan Flyover Bojongsoang

“Oleh karena itu, pendamping KMP ini bukan sekadar pengawas belaka. Posisi pendamping ini harus mampu ikut menggerakkan ekonomi lokal. Jika hal itu bisa terwujud, maka saya optimistis perekonomian lokal akan tumbuh,” ungkapnya.

Hailuki juga berharap keberadaan Koperasi Merah Putih tidak tergoda untuk terjun ke sektor simpan pinjam. Alasannya, lanjut ia, karena hal itu sangat rawan mengalami kredit macet seperti yang dialami BUMD dan BPR milik Kabupaten Bandung.

“Saya berharap, pendamping Koperasi Merah Putih ini bisa berkontribusi positif terhadap jalannya roda perekonomian lokal. Karena itu (pemberdayaan ekonomi lokal) menjadi salah satu tujuan pembentukan koperasi ini. Juga tidak kalah penting, keberadaan koperasi ini juga harus mampu berkolaborasi dengan BUMDES dan UMKM lokal. Sehingga tidak terjadi fenomena kanibalisme dalam implementasi bisnis sektor riil,” kata Hailuki. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk DPRD Bakal Terus Awasi dan Evaluasi Kinerja Pendamping Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bandung

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.