Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya Kesehatan
Penulis: Adi 02 Okt 2025

BGN Tutup Sementara SPPG di Desa Citatah Bandung Barat

Badan Gizi Nasional menutup sementara SPPG yang berlokasi di Desa Citatah, Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat.

Tangkapan layar video proses pencucian di sebuah SPPG di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat, yang tidak sesuai SOP. BGN akhirnya menutup sementara SPPG tersebut. Foto: ist/

Tangkapan layar video proses pencucian di sebuah SPPG di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat, yang tidak sesuai SOP. BGN akhirnya menutup sementara SPPG tersebut. Foto: ist/

trustjabar.com – Badan Gizi Nasional menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Citatah, Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat. Hal itu menyusul viralnya video di media sosial menunjukkan proses pencucian food tray atau ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga : Siswi SMKN 1 Cihampelas Bandung Barat Meninggal Seusai Kejang-kejang

Alasan penutupan sementara itu lantaran BGN menganggap, SPPG di Desa Citatah itu tidak menjalankan prosedur standar operasional pencucian food tray.

Pada video itu yang viral di media sosial tersebut, memperlihatkan tiga pegawai pria sedang mencuci omprengan dengan menggunakan spons.Ada satu wadah berukuran besar berisi air sabun untuk mencuci dan satu wadah untuk menyimpan. Terlihat, pegawai mencuci omprengan dan melemparnya begitu saja ke genangan air tidak mengalir yang tampak tidak steril.

"Betul, SPPG di Jalan Raya Tagog Munding, Desa Citatah, BGN menutupnya sementara," kata perwakilan SPPG Citatah, Taufik, Kamis (2/10/2025).

Menindaklanjuti hal tersebut, BGN langsung melakukan perbaikan sarana pencucian food tray di SPPG Desa Citatah itu sesuai standar. Kemudian akan melakukan berbagai perbaikan mulai pekan depan dan jika sudah selesai maka SPPG baru bisa beroperasi lagi. "Sebelumnya memang ada sidak BGN. Lalu menemukan proses pencucian food tray yang tak sesuai SOP," ungkapnya.

Menurutnya, BGN juga memberikan arahan agar dapur menerapkan pengolahan menu MBG sesuai dengan petunjuk teknis. Serta mengingatkan SPPG terkait penggunaan bahan baku, proses pemasakan, pemorsian, hingga pendistribusian.

Viral Proses Pencucian Food Tray di SPPG Desa Citatah, SLHS Jadi Kewenangan Pemilik Yayasan

Terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Taufik menyebutkan jika hal itu menjadi kewenangan pemilik yayasan. Ia mengaku hanya fokus pada operasional dapur saat memasak, mengemas, hingga pendistribusian MBG.

Baca Juga : Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

"Kami hanya fokus ke kegiatan di dapur, memastikan makanan siap saji sesuai SOP," ucapnya.

Sebelumnya, BGN telah menutup tiga SPPG di Bandung Barat yakni dua di Kecamatan Cipongkor dan satu di Kecamatan Cihampelas. BGN menilai, ketiga SPPG itu tidak menjalankan SOP hingga menyebabkan 1.315 siswa keracunan pada Senin (22/9/2025) dan Rabu (24/9/2025).

Selain itu, BGN juga menutup sementara operasional SPPG di Desa Citatah, Cipatat, Bandung Barat, lantaran proses pencucian food tray yang tidak sesuai SOP. (Adi/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk BGN Tutup Sementara SPPG di Desa Citatah Bandung Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.