Kamis, 01 Oktober 2026
Breaking News
Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Hangtuah Jajaki Kabupaten Bandung Jadi Home Base IBL, Bawa Dampak Positif Bagi Atlet Basket dan UMKM Pegadaian Raih 10 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas di Aplikasi blu Pegadaian Perluas Layanan Tabungan Emas ke Ekosistem Digital BCA Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Raih Sertifikasi ISO 22301:2019 Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid Jami’ Al-Istiqomah Sumedang Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo
TrustJabar
Bandung Raya Daerah
Penulis: Cep01 Okt 2026

Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana

Untuk meminimalkan dampak buruk, Bupati telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memberikan edukasi mitigasi risiko kepada masyarakat.

Tanggul irigasi longsor di Kutawaringin, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. Pemkab Bandung terus mengintensifkan langkah antisipasi dan mitigasi bencana guna menghadapi masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Foto: dok. BPBD Kab.Bandung/

Tanggul irigasi longsor di Kutawaringin, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. Pemkab Bandung terus mengintensifkan langkah antisipasi dan mitigasi bencana guna menghadapi masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Foto: dok. BPBD Kab.Bandung/

trustjabar.com - Pemerintah Kabupaten Bandung terus mengintensifkan langkah antisipasi dan mitigasi bencana guna menghadapi masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bersiaga penuh dalam menekan risiko bencana alam dan ancaman kesehatan.

Baca Juga : Kasus TBC di Kabupaten Bandung Meningkat, Tercatat Pada 2025 Sebanyak 15 Ribu Temuan

Kondisi tanah yang mengering dan pecah-pecah selama musim kemarau, kata Dadang, dinilai berpotensi besar memicu erosi serta tanah longsor ketika curah hujan mulai turun. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus terkait antisipasi potensi bencana tersebut adalah kawasan Kutawaringin.

Untuk meminimalkan dampak buruk, Bupati telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memberikan edukasi mitigasi risiko kepada masyarakat. Langkah ini difokuskan pada daerah-daerah yang rawan mengalami pergerakan tanah atau gempa.

Sebagai tindak lanjut nyata di lapangan, pihak BPBD telah menyelenggarakan program pelatihan mitigasi bencana yang bertempat di daerah Pangalengan.

Kesiapsiagaan juga ditekankan kepada para pejabat kewilayahan. Dadang Supriatna menginstruksikan seluruh camat untuk tidak meninggalkan wilayah tugas masing-masing di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Apabila seorang camat terpaksa harus keluar dari wilayahnya, lanjut Dadang, yang bersangkutan diwajibkan untuk melapor terlebih dahulu agar pemerintah dapat menyiapkan langkah antisipasi dan personel pengganti yang siaga di lapangan.

Antisipasi Ancaman Kesehatan dan Penyebaran Virus

Selain fokus pada mitigasi bencana alam, Bupati Bandung mengklaim, Pemerintah Kabupaten Bandung juga mewaspadai ancaman kesehatan pada masa peralihan musim ini. Peralihan cuaca panas ke musim penghujan, kata ia, membawa perubahan udara yang dikhawatirkan dapat memicu penyebaran virus dan wabah penyakit.

Baca Juga : Dinkes Jawa Barat Reaktivasi 1,9 Juta Peserta PBI BPJS JKN di Tingkat Kabupaten Kota

Terkait hal ini, Dadang menegaskan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung untuk segera melakukan fogging atau pengasapan pada lokasi-lokasi yang terdeteksi memiliki genangan air. Hal tersebut agar tidak terjadi kasus demam berdarah dengue (DBD) yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti.

Selain itu, kata Dadang, ia juga mengimbau masyarakat proaktif membersihkan lingkungan dan mewaspadai munculnya genangan air di sekitar tempat tinggal.

“Mengingat kondisi udara dan cuaca yang tidak bisa diprediksi, Pemkab Bandung mengimbau masyarakat umum serta anak-anak sekolah untuk tidak terlena. Warga diminta tetap waspada dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” ucapnya.

Sebagai bentuk optimalisasi layanan, kata bupati, informasi aktual mengenai kesehatan dan kebencanaan telah diintegrasikan ke dalam sebuah aplikasi kesehatan milik pemerintah daerah.

“Sistem ini diharapkan dapat memudahkan pemantauan kondisi masyarakat, termasuk untuk mempercepat penanganan urusan rawat inap bagi warga yang membutuhkan,” tutur Dadang. (cep/trustjabar.com/R1)

Komentar

0 komentar untuk Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.