Minggu, 26 Juli 2026
Breaking News
Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep27 Feb 2026

Ancaman Gempa Bumi Sesar Lembang, PVMBG Sarankan Ini!

Ancaman gempa bumi dari Sesar Lembang atau Patahan Lembang, menjadi risiko nyata yang menuntut mitigasi segera di Kawasan Bandung Utara.

Ancaman gempa bumi Sesar Lembang, PVMBG menuntut segera melakukan mitigasi. Foto: net/

Ancaman gempa bumi Sesar Lembang, PVMBG menuntut segera melakukan mitigasi. Foto: net/

trustjabar.com – Ancaman gempa bumi dari Sesar Lembang atau Patahan Lembang, menjadi risiko nyata yang menuntut mitigasi segera di Kawasan Bandung Utara, Jawa Barat. Pasalnya, potensi kerugian dari gempa bumi yang terjadi bisa setara dengan anggaran pembangunan daerah dalam satu tahun.

Baca Juga : Patahan Aktif Sesar Lembang dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Bandung

Demikian keterangan resmi Penyelidik Bumi Utama dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Supartoyo kepada wartawan di Bandung. Potensi dampak ekonomi tersebut merujuk pada kerugian akibat gempa-gempa besar di Indonesia sebelumnya.

“Kerugian (gempa bumi Sesar Lembang), bisa setara dengan anggaran pembangunan daerah dalam satu tahun. Karena itu, mitigasi bencana harus kita pandang sebagai investasi, bukan beban” ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

Menurut Supartoyo, jika seluruh segmen Sesar lembang bergerak bersamaan, potensi gempa bumi yang bisa terjadi mencapai magnitudo 6,8 hingga 7. Sebagai informasi, panjang seluruh segmen Sesar Lembang ini mencapai 29 kilometer. Dengan potensi gempa tersebut, lanjut ia, bisa menjadi dasar dalam penyusunan skenario terburuk untuk rencana kontijensi.

Dalam skenario terburuk itu, lanjut ia, prediksi percepatan tanah di sekitar jalur patahan mencapai 0,6 hingga 0,8 g. Dengan intensitas melebihi VIII pada skala MMI, kondisi ini berpotensi menimbulkan kerusakan berat. Terutama pada bangunan yang tidak memenuhi standar gempa.

Sebelumnya, sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Natural Hazard and Earth System Sciences memperkirakan paparan guncangan gempa bumi dari Sesar Lembang. Dalam studi tersebut memperkirakan 1,9 hingga 2,7 juta penduduk di wilayah metropolitan Bandung, dapat terpapar guncangan. Hal itu juga terjadi gempa besar di Sesar Lembang.

Sebuah penelitian paleoseismologi menunjukkan, laju geser sesar ini berkisar 1,95 hingga 3,45 milimeter per tahun. Dengan periode ulang gempa 170 hingga 670 tahun.

Mitigasi Gempa Bumi Sesar Lembang, Dorong Implementasi Peta Kawasan Rawan Gempa

Bacan Geologi juga mendorong implementasi peta kawasan rawan gempa berdasarkan berbagai pendekatan ilmiah untuk wilayah Sesar Lembang dan Bandung Raya. Peta tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 dan 16 Tahun 2011. Peta kawasan gempa itu dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan tata ruang serta pengawasan pembangunan.

Baca Juga : BMKG Stasiun Bandung Ungkap tak Semua Segmen Sesar Lembang Aktif

“Data dan peta sudah tersedia. Yang kita butuhkan sekarang adalah komitmen bersama untuk implementasi bencana,” kata Supartoyo.

Ia juga menekankan, kawasan di jalur sesar permukaan sebaiknya tidak untuk pembangunan infrastruktur vital. Sedangkan daerah dengan potensi gempa tinggi, harus menerapkan standar konstruksi tahan gempa yang lebih kuat.

“Gempa bumi (dari Sesar Lembang) tidak bisa kita cegah. Tetapi risikonya dapat kita tekan apabila menerapkan kesiapsiagaan dan standar konstruksi secara konsisten,” ujarnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Ancaman Gempa Bumi Sesar Lembang, PVMBG Sarankan Ini!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.