Kamis, 10 September 2026
Breaking News
Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung Polda Jabar Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Dugaan Penyekapan YTR ke Kejari Kabupaten Bandung Ciparay Jadi Salah Satu Sentra Budidaya Ikan di Jawa Barat, Kembangkan Varietas Baru Ikan Nila Sumo STIE IBMT Surabaya Pertahankan Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dari MCorp & MarkPlus Institute Polemik Tarif Masuk Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Bupati Terbitkan Surat Edaran Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep27 Feb 2026

Ancaman Gempa Bumi Sesar Lembang, PVMBG Sarankan Ini!

Ancaman gempa bumi dari Sesar Lembang atau Patahan Lembang, menjadi risiko nyata yang menuntut mitigasi segera di Kawasan Bandung Utara.

Ancaman gempa bumi Sesar Lembang, PVMBG menuntut segera melakukan mitigasi. Foto: net/

Ancaman gempa bumi Sesar Lembang, PVMBG menuntut segera melakukan mitigasi. Foto: net/

trustjabar.com – Ancaman gempa bumi dari Sesar Lembang atau Patahan Lembang, menjadi risiko nyata yang menuntut mitigasi segera di Kawasan Bandung Utara, Jawa Barat. Pasalnya, potensi kerugian dari gempa bumi yang terjadi bisa setara dengan anggaran pembangunan daerah dalam satu tahun.

Baca Juga : Patahan Aktif Sesar Lembang dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Bandung

Demikian keterangan resmi Penyelidik Bumi Utama dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Supartoyo kepada wartawan di Bandung. Potensi dampak ekonomi tersebut merujuk pada kerugian akibat gempa-gempa besar di Indonesia sebelumnya.

“Kerugian (gempa bumi Sesar Lembang), bisa setara dengan anggaran pembangunan daerah dalam satu tahun. Karena itu, mitigasi bencana harus kita pandang sebagai investasi, bukan beban” ungkapnya, Kamis (26/2/2026).

Menurut Supartoyo, jika seluruh segmen Sesar lembang bergerak bersamaan, potensi gempa bumi yang bisa terjadi mencapai magnitudo 6,8 hingga 7. Sebagai informasi, panjang seluruh segmen Sesar Lembang ini mencapai 29 kilometer. Dengan potensi gempa tersebut, lanjut ia, bisa menjadi dasar dalam penyusunan skenario terburuk untuk rencana kontijensi.

Dalam skenario terburuk itu, lanjut ia, prediksi percepatan tanah di sekitar jalur patahan mencapai 0,6 hingga 0,8 g. Dengan intensitas melebihi VIII pada skala MMI, kondisi ini berpotensi menimbulkan kerusakan berat. Terutama pada bangunan yang tidak memenuhi standar gempa.

Sebelumnya, sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Natural Hazard and Earth System Sciences memperkirakan paparan guncangan gempa bumi dari Sesar Lembang. Dalam studi tersebut memperkirakan 1,9 hingga 2,7 juta penduduk di wilayah metropolitan Bandung, dapat terpapar guncangan. Hal itu juga terjadi gempa besar di Sesar Lembang.

Sebuah penelitian paleoseismologi menunjukkan, laju geser sesar ini berkisar 1,95 hingga 3,45 milimeter per tahun. Dengan periode ulang gempa 170 hingga 670 tahun.

Mitigasi Gempa Bumi Sesar Lembang, Dorong Implementasi Peta Kawasan Rawan Gempa

Bacan Geologi juga mendorong implementasi peta kawasan rawan gempa berdasarkan berbagai pendekatan ilmiah untuk wilayah Sesar Lembang dan Bandung Raya. Peta tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 dan 16 Tahun 2011. Peta kawasan gempa itu dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan tata ruang serta pengawasan pembangunan.

Baca Juga : BMKG Stasiun Bandung Ungkap tak Semua Segmen Sesar Lembang Aktif

“Data dan peta sudah tersedia. Yang kita butuhkan sekarang adalah komitmen bersama untuk implementasi bencana,” kata Supartoyo.

Ia juga menekankan, kawasan di jalur sesar permukaan sebaiknya tidak untuk pembangunan infrastruktur vital. Sedangkan daerah dengan potensi gempa tinggi, harus menerapkan standar konstruksi tahan gempa yang lebih kuat.

“Gempa bumi (dari Sesar Lembang) tidak bisa kita cegah. Tetapi risikonya dapat kita tekan apabila menerapkan kesiapsiagaan dan standar konstruksi secara konsisten,” ujarnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Ancaman Gempa Bumi Sesar Lembang, PVMBG Sarankan Ini!

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.