Rabu, 22 Juli 2026
Breaking News
Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional
TrustJabar
Ekonomi Nasional
Penulis: Cep22 Nov 2025

Pengamat Logistik Surabaya Soroti Tujuan Pemerintah Bangun 100 Gudang Baru Bulog di Wilayah 3T

Rencana pemerintah membangun 100 gudang operasional baru Bulog di wilayah 3T Indonesia, mengundang perspektif beberapa kalangan.

Petani sedang menggarap sawah. Pengamat logistik Surabaya menyoroti tujuan pemerintah membangun 100 gudang baru Bulog di wilayah 3T Indonesia. Foto: ist/

Petani sedang menggarap sawah. Pengamat logistik Surabaya menyoroti tujuan pemerintah membangun 100 gudang baru Bulog di wilayah 3T Indonesia. Foto: ist/

trustjabar.com – Rencana pemerintah membangun 100 gudang operasional baru Bulog di wilayah terpencil, terdepan, dan terluar (3T), mengundang perspektif beberapa kalangan. Pandangan baru tersebut muncul dari kalangan akademisi, pengamat, hingga masyarakat.

Baca Juga : Bulog Prediksi Serapan CBP 2026 Melonjak, Siapkan 100 Gudang Beras Baru di Wilayah 3T

Sebelumnya, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan alasan pembangunan 100 gudang baru di wilayah 3T itu. Ia mengatakan, wilayah 3T selama ini menjadi daerah rentan mengalami gangguan pasokan pangan, terutama saat musim pasang atau angin barat. Pembangunan gudang baru itu pun, kata Ahmad, untuk menjaga pasokan serta kualitas beras.

Pengamat logistik dari Surabaya Dr. Gugus Wijonarko, MM menjelaskan, pihaknya menyoroti tujuan pemerintah terkait pembangunan gudang baru Bulog itu. Dengan adanya gudang di wilayah 3T, maka akan menyempitkan disparitas harga pangan dari daerah penghasil beras ke daerah lainnya.

“Pemerintah saat ini sedang menggiatkan kembali kebijakan swasembada pangan, khususnya beras dengan target pencapaian penuh pada akhir Desember 2025. Kebijakan ini merupakan langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional. Selain itu, mengurangi ketergantungan pada impor beras dan berkontribusi langsung pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam hal zero hunger,” ungkap Gugus, Sabtu (22/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Gugus juga menekankan, setelah pembangunan gudang baru Bulog itu terwujud, Bulog juga harus mampu menjalankan sistem lainnya. Ada tiga kondisi nyata yang saat ini sedang terjadi, yakni manajemen pergudangan, manajemen distribusi dan transportasi, serta kebijakan swasembada pangan.

Kondisi Gudang Bulog Eksisting Saat Ini, Mayoritas Peninggalan Orde Baru

Gudang baru Bulog yang saat ini sedang dibangun pemerintah, lanjut ia, harus menjadi solusi agar penyebaran bahan pangan terjaga dengan baik. Sebab, kata Dewan Pakar Bidang Manajemen Pelabuhan 2025-2026 pada Maritim Muda Nusantara ini, gudang logistik bukan sekadar tempat penyimpanan bahan pangan.

“Kondisi gudang Bulog yang ada saat ini sebagian besar masih peninggalan era Orde Baru yang jumlahnya terbatas. Banyak wilayah 3T yang tidak memiliki fasilitas penyimpanan bahan pangan, khususnya beras. Ketika distribusi dan transportasi kurang lancar akibat cuaca, akan memengaruhi stok pangan pada masyarakat di wilayah 3T itu,” tuturnya.

Baca Juga : Kenaikan Harga Beras Medium dan Premium, Penjual di Pasar Tradisional di Kabupaten Bandung Terkena Dampak

Dari perspektif manajemen logistik, lanjut ia, upaya menjaga stok pangan tetap stabil dalam menjaga inflasi dan menjaga keseimbangan supply and demand harus mengoptimalkan seluruh rantai pasok. Pastikan pengelolaan persediaan berjalan optimal. Kemudian, melakukan optimalisasi distribusi, pengelolaan rantai pasok yang baik, dan dukungan inovasi serta teknologi yang memadai. “Tidak kalah penting, kualitas dan kuantitas terjamin, serta harga yang wajar bagi konsumen. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan menunjang hadirnya gudang baru Bulog ini. Di antaranya legal standing, tata kelola, manajemen logistik, dan koordinasi serta kolaborasi keterlibatan instansi terkait. Jika manajemen logistik bisa terlaksana, tidak menutup kemungkinan target Presiden Prabowo dalam hal swasembada pangan, bisa terwujud,” katanya. Kalangan civitas akademik atau masyarakat akademik turut menyoroti rencana pembangunan 100 gudang baru Bulog ini. Beberapa mahasiswa di IBMT Surabaya menuturkan selain pembangunan gudang, perlu juga pembangunan infrastruktur jalan pun memegang peran penting.

“Apabila fokusnya di wilayah 3T, baiknya perbaiki infrastrukturnya dulu sebelum membangun 100 gudang baru Bulog,” ungkap seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pengamat Logistik Surabaya Soroti Tujuan Pemerintah Bangun 100 Gudang Baru Bulog di Wilayah 3T

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.