Sabtu, 25 Juli 2026
Breaking News
Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor
TrustJabar
Pendidikan Serba Serbi
Penulis: Cep19 Feb 2026

Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam

Meskipun jumlah sangat banyak, namun hanya 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui dan diyakini oleh setiap Muslim.

Mengenal perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam. Foto: ist/net

Mengenal perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam. Foto: ist/net

trustjabar.com - Islam mengenal istilah Nabi dan Rasul sebagai pilar penting dalam sejarah penyampaian risalah Allah SWT. Namun, tahukah Anda bahwa meski sering disebut dalam satu tarikan napas, keduanya memiliki perbedaan fundamental yang jarang disadari?

Mari kita bedah secara mendalam perbedaan, jumlah, serta landasan teologis yang melatarbelakangi sosok-sosok mulia ini.

Baca Juga : Kamis Besok Awal Ramadan 1447 Hijriah, Malam Ini Tarawih Pertama

Dalam teologi Islam, perbedaan utama antara Nabi dan Rasul terletak pada tugas dan cakupan penerimaan wahyu.

Nabi menerima wahyu untuk diri sendiri atau melanjutkan syariat sebelumnya. Sedangkan Rasul, menerima wahyu berupa syariat atau kitab suci yang baru. Dari kewajiban dakwah, Nabi tidak wajib menyampaikan wahyu kepada kaum kafir saat itu. Sedangkan Rasul memiliki kewajiban menyampaikan wahyu kepada umat yang menentang.

Perbedaan Nabi dan Rasul ini juga terlihat dari jumlahnya. Nabi berjumlah sangat banyak mencapai ratusan ribu, sedangkan Rasul hanya ratusan. Setiap Rasul pasti seorang Nabi. Namun, tidak setiap Nabi adalah seorang Rasul.

Perbedaan antara keduanya ini tersirat dalam Al-Quran. Allah SWT membedakan kedua sebutan tersebut dalam satu ayat:

"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak pula seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, Syaitan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu..." (QS. Al-Hajj: 52)

Berapa Jumlah Nabi dan Rasul yang Sebenarnya?

Banyak umat Islam hanya mengetahui jumlah nabi sebanyak 25 orang. Padahal, realitanya jauh lebih besar. Berdasarkan hadis riwayat Abu Dzar, ketika ia bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai jumlah para nabi. Jumlah Nabi kurang lebih 124.000 orang. Dan jumlah Rasul kurang lebih 313 atau 315 orang.

Meskipun jumlah sangat banyak, namun hanya 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui dan diyakini oleh setiap Muslim. Karena nama-nama mereka disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Quran.

Ke-25 sosok ini adalah representasi dari sejarah panjang manusia dalam mencari kebenaran, mulai dari Adam AS hingga Muhammad SAW.

1.       Nabi Adam AS

2.       Nabi Idris AS

3.       Nabi Nuh AS

4.       Nabi Hud AS

5.       Nabi Shaleh AS

6.       Nabi Ibrahim AS

7.       Nabi Luth AS

8.       Nabi Ismail AS

9.       Nabi Ishaq AS

10.   Nabi Ya’qub AS

11.   Nabi Yusuf AS

12.   Nabi Ayub AS

13.   Nabi Syuaib AS

14.   Nabi Musa AS

15.   Nabi Harun AS

16.   Nabi Dzulkifli AS

17.   Nabi Daud AS

18.   Nabi Sulaiman AS

19.   Nabi Ilyas AS

20.   Nabi Ilyasa AS

21.   Nabi Yunus AS

22.   Nabi Zakaria AS

23.   Nabi Yahya AS

24.   Nabi Isa AS

25.   Nabi Muhammad SAW

Di antara 25 nama tersebut, terdapat 5 orang yang mendapatkan gelar Ulul Azmi. Yaitu para Rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran luar biasa dalam menghadapi cobaan dakwah. Mereka adalah Nabi Nuh AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW.

Memahami perbedaan Nabi dan Rasul ini bukan sekadar menambah wawasan sejarah, melainkan bagian dari rukun iman yang keempat. Pengetahuan ini membantu kita memahami bagaimana Allah SWT menyesuaikan risalah-Nya dengan kondisi zaman dan kaum pada masa itu.

Al-Quran menegaskan bahwa setiap umat pasti dikirimkan seorang pemberi peringatan. "Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan." (QS. Fatir: 24). (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.