Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam
Meskipun jumlah sangat banyak, namun hanya 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui dan diyakini oleh setiap Muslim.
Mengenal perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam. Foto: ist/net
trustjabar.com - Islam mengenal istilah Nabi dan Rasul sebagai pilar penting dalam sejarah penyampaian risalah Allah SWT. Namun, tahukah Anda bahwa meski sering disebut dalam satu tarikan napas, keduanya memiliki perbedaan fundamental yang jarang disadari?
Mari kita bedah secara mendalam perbedaan, jumlah, serta landasan teologis yang melatarbelakangi sosok-sosok mulia ini.
Baca Juga : Kamis Besok Awal Ramadan 1447 Hijriah, Malam Ini Tarawih Pertama
Dalam teologi Islam, perbedaan utama antara Nabi dan Rasul terletak pada tugas dan cakupan penerimaan wahyu.
Nabi menerima wahyu untuk diri sendiri atau melanjutkan syariat sebelumnya. Sedangkan Rasul, menerima wahyu berupa syariat atau kitab suci yang baru. Dari kewajiban dakwah, Nabi tidak wajib menyampaikan wahyu kepada kaum kafir saat itu. Sedangkan Rasul memiliki kewajiban menyampaikan wahyu kepada umat yang menentang.
Perbedaan Nabi dan Rasul ini juga terlihat dari jumlahnya. Nabi berjumlah sangat banyak mencapai ratusan ribu, sedangkan Rasul hanya ratusan. Setiap Rasul pasti seorang Nabi. Namun, tidak setiap Nabi adalah seorang Rasul.
Perbedaan antara keduanya ini tersirat dalam Al-Quran. Allah SWT membedakan kedua sebutan tersebut dalam satu ayat:
"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak pula seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, Syaitan pun memasukkan godaan-godaan ke dalam keinginannya itu..." (QS. Al-Hajj: 52)
Berapa Jumlah Nabi dan Rasul yang Sebenarnya?
Banyak umat Islam hanya mengetahui jumlah nabi sebanyak 25 orang. Padahal, realitanya jauh lebih besar. Berdasarkan hadis riwayat Abu Dzar, ketika ia bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai jumlah para nabi. Jumlah Nabi kurang lebih 124.000 orang. Dan jumlah Rasul kurang lebih 313 atau 315 orang.
Meskipun jumlah sangat banyak, namun hanya 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui dan diyakini oleh setiap Muslim. Karena nama-nama mereka disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Quran.
Ke-25 sosok ini adalah representasi dari sejarah panjang manusia dalam mencari kebenaran, mulai dari Adam AS hingga Muhammad SAW.
1. Nabi Adam AS
2. Nabi Idris AS
3. Nabi Nuh AS
4. Nabi Hud AS
5. Nabi Shaleh AS
6. Nabi Ibrahim AS
7. Nabi Luth AS
8. Nabi Ismail AS
9. Nabi Ishaq AS
10. Nabi Ya’qub AS
11. Nabi Yusuf AS
12. Nabi Ayub AS
13. Nabi Syuaib AS
14. Nabi Musa AS
15. Nabi Harun AS
16. Nabi Dzulkifli AS
17. Nabi Daud AS
18. Nabi Sulaiman AS
19. Nabi Ilyas AS
20. Nabi Ilyasa AS
21. Nabi Yunus AS
22. Nabi Zakaria AS
23. Nabi Yahya AS
24. Nabi Isa AS
25. Nabi Muhammad SAW
Di antara 25 nama tersebut, terdapat 5 orang yang mendapatkan gelar Ulul Azmi. Yaitu para Rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran luar biasa dalam menghadapi cobaan dakwah. Mereka adalah Nabi Nuh AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW.
Memahami perbedaan Nabi dan Rasul ini bukan sekadar menambah wawasan sejarah, melainkan bagian dari rukun iman yang keempat. Pengetahuan ini membantu kita memahami bagaimana Allah SWT menyesuaikan risalah-Nya dengan kondisi zaman dan kaum pada masa itu.
Al-Quran menegaskan bahwa setiap umat pasti dikirimkan seorang pemberi peringatan. "Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan." (QS. Fatir: 24). (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Mengenal Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.