Kamis, 16 April 2026
Breaking News
Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Video Proses Penemuan dan Evakuasi Jasad Agus Sutisna Korban Terbawa Arus Sungai Cibanjaran Video Aksi Heroik Warga Berupaya Menolong Korban Terbawa Hanyut Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung Hanyut Terbawa Aliran Sungai Cibanjaran, Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Agus Sutisna Terbawa Arus Aliran Sungai Cibanjaran Kabupaten Bandung, 1 Meninggal dan 1 Orang Masih Pencarian Tim SAR Gabungan Dirut PT BDS Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ada Persoalan Serius dalam Tata Kelola dan Pengawasan BUMD Kabupaten Bandung Dirut PT BDS Jadi Tersangka dalam Dugaan Korupsi, Praktisi Hukum Dorong Kejari Kabupaten Bandung Usut Tuntas Kasus Kejari Kabupaten Bandung Tetapkan Direktur Utama PT BDS Jadi Tersangka Wakil Ketua DPRD; Kabupaten Bandung Masuk Kategori Darurat Sampah! Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya Pojok Lingkungan
Penulis: Cep 14 Apr 2026

Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem

Selain banjir, bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang menyergap Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berupa angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri) saat meninjau salah satu lokasi terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Diskominfo Pemkab Bandung/

Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri) saat meninjau salah satu lokasi terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Diskominfo Pemkab Bandung/

trustjabar.com – Sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Selain banjir, bencana hidrometeorologi yang menyergap wilayah Kabupaten Bandung itu yakni angin kencang akibat terjadinya cuaca ekstrem.

Baca Juga : Belasan Ribu Warga Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung

BPBD Kabupaten Bandung merinci wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. Wilayah yang terdampak banjir di antaranya Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Rancaekek, Katapang, dan Margahayu. Sedangkan wilayah terdampak angin kencang yakni Kecamatan Rancaekek, Arjasari, dan juga Katapang, Dayeuhkolot, Baleendah, termasuk di Kertasari dan Pacet.

“Ada 13 kecamatan di Kabupaten Bandung yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan angin kencang,” kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna, Selasa (14/4/2026).

Dadang mengakui, akibat tingginya debit air di beberapa aliran sungai di Kabupaten Bandung, menyebabkan jebolnya tanggul sungai. Akibatnya beberapa rumah warga pun turut terendam luapan air dari aliran sungai. Beberapa tanggul aliran sungai yang jebol itu yakni di Kecamatan Margahayu, Rancaekek, dan Solokanjeruk.

“Saat ini kita sedang melakukan asesmen berapa jumlah rumah yang terdampak angin kencang. Termasuk rumah yang mengalami kerusakan akibat tanggul aliran sungai yang jebol di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Margahayu, Rancaekek dan Solokanjeruk,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, pihaknya menerima laporan ada 63 rumah warga rusak akibat angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu. Rumah yang mengalami kerusakan menengah ke atas, kata Dadang, Pemkab Bandung memberikan bantuan kebencanaan.

“Pemkab Bandung telah mengalokasikan anggaran kebencanaan sebesar Rp 3 miliar untuk penanganan kebencanaan. Untuk penanganan permanen tanggul sungai jebol, memang harus ada intervensi dari pusat untuk penahannya. Tetapi saat ini, kita akan perbaiki tanggul jebol itu menggunakan APBD agar tidak terlalu parah berdampak ke pemukiman warga sekitar,” ucapnya.

Bencana Hidrometeorologi Sergap Kabupaten Bandung, Warga di Dayeuhkolot Berjibaku Hadapi Banjir

Sebelumnya, banjir akibat luapan air Sungai Citarum di kawasan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, masih merendam pemukiman warga setempat, Senin kemarin. Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 19.408 jiwa yang tersebar di beberapa wilayah terdampak banjir.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Imbau Tingkatkan Mitigasi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi mengatakan, di wilayahnya ada 3 pemukiman penduduk yang masih terendam banjir paling parah. Ketiga wilayah itu terdiri dari Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, dan Desa Citeureup, Kabupaten Bandung.

“Jumlah korban terdampak banjir luapan Sungai Citarum mencapai 6.877 kepala keluarga atau sekitar 19.408 jiwa. Luapan air dari Sungai Citarum ini dipicu karena tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Sabtu (11 April 2026) malam,” ungkapnya.

Asep menjelaskan, terkait lokasi pengungsian para korban terdampak banjir luapan Sungai Citarum ini tersebar di beberapa lokasi. Seperti di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot, Masjid An-Nur, dan Masjid Al-Ikhlas di kawasan Citeureup.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya menjelaskan ada beberapa lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di wilayahnya itu. Selain banjir yang melanda sejumlah lokasi, kata ia, terjadi juga kejadian angin kencang. Akibatnya, lanjut Beny, sejumlah rumah turut terdampak tiupan angin kencang.

“Sebagian besar kerusakan (akibat angin kencang) terjadi pada bagian atap rumah warga,” ucapnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Sebanyak 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terdampak Bencana Hidrometeorologi Cuaca Ekstrem

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.