Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Bandung Raya Nasional
Penulis: Cep 17 Nov 2025

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Ahli Gizi Menuai Kontroversi

Viral di media sosial warganet menyoroti pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal ketika menanggapi minimnya ahli gizi MBG.

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal soal ahli gizi menuai kontroversi. Foto: kolase/ist

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal soal ahli gizi menuai kontroversi. Foto: kolase/ist

trustjabar.com – Viral di media sosial warganet menyoroti pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal ketika menanggapi keterbatasan ahli gizi MBG. Warganet menganggap, pernyataan politisi PKB itu pun arogan dan tak pantas terucapkan dalam sebuah forum resmi. Atas pernyataan Cucun itu lantas menuai banjir kritikan publik.

Baca Juga : Dugaan Gejala Keracunan MBG Kembali Terjadi di Bandung Barat, 133 Pelajar Jadi Korban

Sebelumnya, tampak dalam unggahan video di akun @wira.adikaraa melalui media sosial Threads menayangkan seorang perempuan berkerudung hitam menyampaikan pendapatnya. Perempuan itu menyampaikan minimnya tenaga ahli gizi dalam mendukung MBG, terutama di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Momen tersebut terjadi dalam Rapat Konsolidasi SPPG Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Acara itu berlangsung pada Minggu (16/11/2025). Video berdurasi hampir 5 menit itu pun sudah ditonton ribuan kali.

Dalam video itu, perempuan berkerudung hitam itu menyampaikan solusi terkait sulitnya mencari ahli gizi di lapangan yang lantas ditanggapi Cucun Ahmad Syamsurijal. Dalam paparannya, perempuan tersebut dengan tenang menjelaskan butuhnya koordinasi antara pemerintah dengan organisasi profesi gizi, yaitu Persatuan Ahli Gizi Indonesia. Ia menyampaikan hal itu untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program MBG.

“Saya paham bahwa pada saat ini memang sulit sekali mencari ahli gizi di lapangan. Solusinya, jika memang pada akhirnya tetap ingin merekrut dari non-gizi, tolong tidak menggunakan embel-embel ahli gizi lagi. Tetapi cukup sebagai posisi pengawas produksi dan kualitas (QA/QC),” tutur perempuan itu.

Publik Anggap Pernyataan Cucun Abaikan Standar Kompetensi Profesi Ahli Gizi MBG

Namun, alih-alih menanggapi saran secara substantif, Cucun Ahmad Syamsurijal malah memotong gagasan perempuan itu lantas menyebutnya dengan sebutan sombong. Atas pernyataan itulah, publik menganggap pernyataan Cucun itu tidak pantas terungkapkan seorang pejabat publik di sebuah forum resmi.

Bahkan, dalam video yang beredar luas di berbagai platform media sosial itu, intonasi Cucun pun seakan meninggi ketika menjawab masukan perempuan itu. Cucun juga tidak segan memotong saran dan masukan perempuan itu terkait pemenuhan ahli gizi tersebut. Seakan tersirat, politisi PKB itu ingin menegaskan jika DPR memiliki kekuasaan dalam membuat regulasi.

“Saya gak suka anak-anak muda arogan kayak gini. Mentang-mentang kalian semua dibutuhkan negara, kalian bicara undang-undang. Membuat kebijakan itu saya (DPR),” kata Cucun di forum itu.

Baca Juga : Awasi Pelaksanaan Program MBG, Pemerintah Kota Bandung Terjunkan Tiga Dinas Sekaligus

Ia menegaskan, DPR memiliki kewenangan membuat aturan baru yang memungkinkan tugas ahli gizi bisa dari lulusan SMA. Asalkan orang tersebut telah mendapat sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Nanti saya akan selesaikan di DPR. Ketika sudah rapat di DPR, saya ketok kita tidak perlu ahli gizi, tidak perlu Persagi, yang diperlukan adalah tenaga yang mengawasi gizi, tidak perlu ahli gizi, selesai kalian, cocok?” ungkap Cucun.

“Bila perlu di sini, di kabupaten ini punya anak-anak yang fresh graduate, anak SMA cerdas-cerdas, dilatih tiga bulan, kasih sertifikasi. Saya siapkan BNSP. Tidak perlu seperti kalian yang sombong seperti ini,” Cucun menambahkan.

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI itu pun lantas menuai gelombang kritik, khususnya dari kalangan profesional kesehatan, akademisi, serta masyarakat umum. Mereka menilai, pernyataan Cucun tersebut tidak logis dan mengabaikan serta merendahkan standar kompetensi keilmuan profesi gizi.

“Ahli gizi itu profesi kesehatan dan bukan pekerjaan tiga bulan pelatihan,” tulis seorang warganet. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal Soal Ahli Gizi Menuai Kontroversi

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.