Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Nasional
Penulis: Cep 16 Okt 2025

Gempa Bumi Tektonik M6,6 Guncang Kabupaten Sarmi, Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, dengan kedalaman 18 kilometer, Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB.

Benteng Koramil 1712-02/Pantai Timur di Kabupaten Sarmi, Papua, roboh setelah gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Foto: ist/dok BNPB

Benteng Koramil 1712-02/Pantai Timur di Kabupaten Sarmi, Papua, roboh setelah gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Foto: ist/dok BNPB

trustjabar.comGempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, dengan kedalaman 18 kilometer, Kamis (16/10/2025) pukul 12.48 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga : Gempa M6,6 Guncang Nabire Papua Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menuturkan, pusat gempa bumi itu berada sekitar 32 kilometer Tenggara Sarmi, 92 kilometer Timur Mamberamo Tengah. Dan berada di 117 kilometer Timur Laut Kasonaweja, 195 kilometer Barat Laut Jayapura.

“Getaran gempa cukup kuat selama kurang lebih tiga detik di wilayah Sarmi dan sekitarnya. Masyarakat panik serta berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ungkap Muhari dalam keterangan resminya.

Gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini berdampak pada lima distrik yang sedang dalam proses pendataan. Yakni Distrik Sarmi Kota, Sarmi Selatan, Pantai Timur Bagian Barat, Tor Atas, dan Pantai Barat. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama aparat daerah tengah melakukan kaji cepat di lapangan.

Data awal, kata Muhari, mencatat 20 rumah rusak berat, 30 rumah rusak ringan, serta beberapa infrastruktur publik terdampak. Infrastruktur publik yang terdampak itu di antaranya 3 gereja, 2 jembatan, 2 pasar, dan 13 bangunan umum lainnya.

Baca Juga : BMKG Stasiun Bandung Ungkap tak Semua Segmen Sesar Lembang Aktif

“Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini. Namun petugas terus melakukan proses pendataan dan verifikasi di lokasi terdampak,” tuturnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kabupaten Sarmi bersama instansi teknis, TNI–Polri, dan relawan, mengaktifkan posko siaga darurat 24 jam. Hal itu untuk mengantisipasi gempa susulan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Tim gabungan juga melakukan asesmen terhadap kondisi infrastruktur vital, akses transportasi, dan jaringan komunikasi.

“Kami mengimbau masyarakat di Kabupaten Sarmi dan sekitarnya agar tetap tenang, waspada. Selain itu kami imbau warga juga tidak terpancing isu yang tidak benar terkait gempa bumi di Kabupaten Sarmi ini. Kami juga mengimbau warga tidak berada di dekat bangunan yang rusak atau retak, serta menjauhi area berisiko seperti tebing dan lereng curam,” katanya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Gempa Bumi Tektonik M6,6 Guncang Kabupaten Sarmi, Sejumlah Bangunan Rusak

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.