Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Teknologi
Penulis: Cep 18 Okt 2025

Sejumlah Talenta AI Apple Hengkang, Memilih Eksodus ke Meta

Beberapa minggu setelah memimpin proyek peningkatan Siri yang kritis, kini Apple telah kehilangan seorang eksekutif AI.

Sejumlah talenta AI Apple hengkang dan memilih eksodus ke Meta. Foto: net/

Sejumlah talenta AI Apple hengkang dan memilih eksodus ke Meta. Foto: net/

trustjabar.com – Beberapa minggu setelah memimpin proyek peningkatan Siri yang kritis, kini Apple telah kehilangan seorang eksekutif kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI). Ia adalah Ke Yang, seorang eksekutif Apple yang kini pindah bergabung dengan Meta.

Baca Juga : FAKTA UNIK! Menguak Sejarah Mesin Ketik, Cikal Bakal Revolusi Komunikasi

Melansir Bloomberg News, Yang, yang belakangan ini ditunjuk sebagai kepala tim Answer, Knowledge, and Information (AKI) Apple memilih hengkang dari perusahaannya itu. Sebelum kepindahannya ke Meta, Yang, memimpin upaya mengembangkan kemampuan pencarian web mirip Chat GPT untuk Siri.

Sebagai informasi, kelompok AKI ini merupakan pusat dari rencana pembaruan asisten suara AI Apple yang rencananya akan launching pada Maret 2026. Peluncuran ini pun kabarnya mengalami penundaan lantaran perusahaan mengalami kesulitan bersaing dalam lanskap AI yang berkembang pesat.

Para pengamat industri menilai, kepergian Yang ini menjadi pukulan berat yang digambarkan sebagai krisis kepercayaan seputar upaya AI Apple. Pasalnya, sebelum Yang, ada juga beberapa anggota tim di Apple yang memilih berlabuh di tempat lain dalam beberapa bulan terakhir. Meta, muncul sebagai penerima manfaat utama dari pengurasan talenta ini.

Kepergian penting baru-baru ini termasuk Ruoming Pang yang memimpin tim Foundation Models Apple. Pang, memilih bergabung dengan Meta pada Juli dengan paket kompensasi sangat tinggi. Kabarnya, Pang mendapat kompensasi sebesar $200 juta.

Kemudian, Frank Chu yang mengawasi infrastruktur cloud dengan pencarian untuk inisiatif AI Apple yang juga pergi. Ia kini berlabuh di Superintelligence Labs Meta pada Agustus lalu. Selain itu, Jiang Zhang, yang kini bergabung dengan Robotics Studio Meta pada September.

Kemunduran Signifikan dalam Roadmap AI Apple

Kehilangan talenta secara massal ini, bertepatan dengan kemunduran signifikan dalam roadmap AI Apple. Wakil Presiden Senior Perangkat Lunak Apple, Craig Federighi dan Wakil Presiden Senior Pemasaran Global, Greg Joswiak berbicara mengenai penundaan tersebut.

"Kami tidak ingin mengecewakan pelanggan," kata Joswiak dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal.

Baca Juga : Puaskan Pengguna, Google Terus Update Fitur Edit Gambar di Gemini 2,5 Flash Image

Bloomberg juga melaporkan, jika Apple saat ini sedang mencari pengganti John Giannandrea, wakil presiden senior AI dan pembelajaran mesin perusahaan. Perannya saat ini sudah berkurang signifikan selama satu tahun terakhir. Bahkan, sebelum Yang pamit, sang eksekutif itu melapor langsung kepada Giannandrea.

Ketidakpastian kepemimpinan ini muncul ketika Apple menghadapi tekanan yang meningkat dari analis yang telah menurunkan peringkat saham. Hal itu karena kekhawatiran tentang posisi perusahaan yang tertinggal dalam AI generatif.

Berbagai penundaan tersebut telah memaksa Apple untuk mempertimbangkan lebih mengandalkan mitra AI eksternal daripada pendekatan pengembangan internal tradisionalnya. (cep/trustjabar/R1) 

Komentar

0 komentar untuk Sejumlah Talenta AI Apple Hengkang, Memilih Eksodus ke Meta

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.