Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Teknologi Bisnis dan Keuangan
Penulis: Ghani 24 Sep 2025

Teknologi Artificial Intelligence Jadi Ujung Tombak Industri 4,0

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin kokoh menjadi fondasi utama dalam percepatan transformasi digital industri.

NEC Indonesia dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo. Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto menegaskan, teknologi berbasis artificial intelligence bukan hanya solusi sementara, melainkan fondasi strategis menuju Making Indonesia 4.0. Foto: ist/

NEC Indonesia dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo. Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto menegaskan, teknologi berbasis artificial intelligence bukan hanya solusi sementara, melainkan fondasi strategis menuju Making Indonesia 4.0. Foto: ist/

trustjabar.com - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin kokoh menjadi fondasi utama dalam percepatan transformasi digital industri.

Baca Juga : Inovasi Teknologi PT Pindad Mejeng Saat HUT TNI ke-80 di Jakarta Tampilkan Alutsista Berkelas Dunia

Hal ini terlihat dari partisipasi NEC Indonesia dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo. Dengan mengusung tema ‘Smart Nation 2025: Building Stronger, Moving Faster Toward Sustainability’. NEC menghadirkan sederet inovasi artificial intelligence mendorong efisiensi, produktivitas, hingga daya saing industri nasional.

Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto menegaskan, teknologi berbasis AI ini bukan hanya solusi sementara. Melainkan fondasi strategis menuju Making Indonesia 4.0.

Salah satu inovasi yang menyita perhatian adalah System Invariant Analysis Technology (SIAT), sebuah artificial intelligence yang mampu mendeteksi abnormalitas dalam sistem industri. Dengan teknologi ini, kata Joji, perusahaan bisa beralih dari pola pemeliharaan preventif ke arah prediktif dan preskriptif. Hasilnya, biaya operasional bisa ditekan sekaligus menjaga kualitas produksi tetap optimal. Kemudian, NEC juga memperkenalkan Work Process Recognition (WPR), sebuah teknologi artificial intelligence yang mampu membaca aktivitas manual melalui analisis video. Dengan akurasi tinggi, WPR mampu mengenali puluhan jenis gerakan tangan pekerja, menganalisis pola kerja, serta mendeteksi hambatan proses produksi. Pihaknya memprediksi, teknologi ini akan menjadi kunci untuk memaksimalkan produktivitas tenaga kerja di sektor manufaktur.

Smart IoT, Sistem Berbasis Artificial Intelligence

Kolaborasi NEC dengan Bogor Tech juga menghasilkan Smart IoT Box, sistem berbasis AI dan IoT yang dapat menganalisis data sensor secara real-time. Teknologi ini memungkinkan pabrik melakukan penyesuaian cepat untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas.

Baca Juga : Industri Tekstil Jawa Barat Bangkit, Ekspor Tembus USD 2,99 Miliar

“Partisipasi kami di Indonesia 4.0 Conference & Expo mempertegas komitmen NEC dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. Kami percaya AI, IoT, dan otomasi adalah pilar penting untuk mempercepat terwujudnya visi Making Indonesia 4.0,” ujar Joji, Selasa (22/9/2025)

Melalui konsep Human-Centric Digital Transformation, NEC menegaskan, artificial intelligence bukan sekadar teknologi, melainkan mitra strategis yang membentuk masa depan industri.

Indonesia 4.0 Conference & Expo 2025 sendiri mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, hingga pakar teknologi. Tentunya untuk mendorong kolaborasi dan inovasi, menjadikan ajang ini sebagai panggung penting bagi Indonesia menuju era Smart Nation 2025. (Ghani Rahmat/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Teknologi Artificial Intelligence Jadi Ujung Tombak Industri 4,0

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.