Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Ekonomi Nasional
Penulis: Cep 18 Okt 2025

Optimalkan Penyerapan Anggaran Pastikan Efektivitas Belanja Negara, Menkeu Bentuk Satgas Pengawas APBN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membentuk Satuan Tugas (satgas) Pengawas APBN yang melibatkan 26 kementerian.

Untuk mengptimalkan penyerapan anggaran dan memastikan efektivitas belanja negara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membentuk satgas pengawas APBN melibatkan 26 kementerian. Foto: ist/net

Untuk mengptimalkan penyerapan anggaran dan memastikan efektivitas belanja negara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membentuk satgas pengawas APBN melibatkan 26 kementerian. Foto: ist/net

trustjabar.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membentuk Satuan Tugas (satgas) Pengawas APBN. Satgas ini melibatkan 26 kementerian yang bertujuan untuk memastikan efektivitas belanja negara.

Baca Juga : BPI Danantara Kucurkan Dana Hingga Rp 16 Triliun, Begini Tujuan Pemerintah!

Menurut Purbaya, pembentukan satgas ini merupakan salah satu upaya strategis memperkuat reformasi fiskal Indonesia. Termasuk menyalurkan Rp 200 triliun ke bank Himbara.

Kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke lima bank Himbara sejak 12 September 2025 menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, bank-bank Himbara ini telah menyalurkan kredit produktif sebesar Rp 112,4 triliun hingga September 2025.

“Dalam satu bulan pertama, dampak paling cepat terlihat dari penempatan dana kas negara di bank Himbara adalah likuiditas dan suku bunga pasar uang,” ungkapnya.

Mengutip keterangan resminya yang diterima pada Sabtu (18/10/2025), Purbaya menjelaskan mengenai pembentukan Satgas Pengawas APBN. Satgas tersebut, kata Purbaya, untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran.

“Jadi nanti ada 26 kementerian semuanya gabung di situ. Tapi nanti untuk kepentingan akan dikasih siapa, kami serahkan ke perwakilan yang di sana,” tuturnya.

Baca Juga : Pemerintah Bersiap Umumkan Paket Stimulus Ekonomi Baru

Nantinya, lanjut Purbaya, Satgas Pengawas APBN ini akan rutin melaporkan kinerja penyerapan anggaran setiap bulan. Direktorat Jenderal Perbendaharaan mengumumkan kondisi penyerapan secara berkala.

Purbaya bahkan mengancam akan memotong anggaran jika ada kementerian yang tidak mau memperbaikinya.

Selain akan membentuk Satgas Pengawas APBN, Purbaya juga mengaku saat ini sedang menginvestigasi temuan terkait dana pemerintah sebesar Rp 285,6 triliun. Dana tersebut berada dalam deposito berjangka per Agustus 2025. Temuan dana pemerintah itu meningkat Rp 204,2 triliun pada Desember 2024.

“Kita masih melakukan investigasi itu sebenarnya uang apa,” ucapnya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Optimalkan Penyerapan Anggaran Pastikan Efektivitas Belanja Negara, Menkeu Bentuk Satgas Pengawas APBN

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.