Selasa, 01 September 2026
Breaking News
Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Wisuda STIE IBMT Surabaya, Cetak 300 Lulusan Kompeten dan Berjiwa Entrepreneur Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di Bandung Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW
TrustJabar
Daerah Komunitas
Penulis: Adi23 Agt 2025

TNI AL dan Hidir Foundation Gelar Santunan Kemerdekaan 8.000 Anak Yatim di Jawa Barat

TNI Angkatan Laut (AL) berkolaborasi menggelar Santunan Kemerdekaan kepada anak yatim piatu dari Kabupaten Tasik, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Garut.

TNI AL dan Hidir Foundation Gelar Santunan Kemerdekaan 8.000 Anak Yatim di Jawa Barat

TNI AL dan Hidir Foundation Gelar Santunan Kemerdekaan 8.000 Anak Yatim di Jawa Barat

trustjabar.com - TNI Angkatan Laut (AL) berkolaborasi dengan lembaga lainnya menggelar Santunan Kemerdekaan kepada anak yatim piatu dari Kabupaten Tasik, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Garut.

KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali dalam amanatnya menyebutkan, TNI AL akan selalu bergandengan tangan bersama masyarakat untuk saling menguatkan.  TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan maritim Indonesia, tetapi hadir pula untuk masyarakat. Salah satunya melalui berbagai kegiatan bakti sosial dan penguatan ekonomi.

"Mari kita tingkatkan sinergi antara TNI AL, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, berdaulat dan bermartabat,” pesan Muhammad Ali dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Kegiatan Santunan Kemerdekaan ini merupakan  hasil kolaborasi berbagai institusi. Kolaborasi ini antara lain Kementrian Pertahanan RI, BNPB, Hidir Foundation, Program Studi Agribisnis FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia (KASAI) dan Ombudsman RI ini menyasar 8.000 anak yatim piatu.

Baca Juga: 20 Desa di Bandung Barat Masuk Kategori Rentan Pangan Tingkat Tiga

"Santunan Kemerdekaan ini bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan warga kurang mampu. Ini bagian penting untuk berbagi kebahagiaan di hari kemerdekaan," timpal Prof Dr KH Achmad Tjachja.

Achmad merupakan penggagas kegiatan sekaligus Guru Besar Program Studi Agribisnis FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menurutnya kegiatan santunan 8.000 anak yatim ini sudah menggunakan data base yang holistik dan masing masing anak sudah terregister secara personal dengan memiliki barcode.

Santunan Kemerdekaan Memerangi Kemiskinan

Sementara itu Kepala BNBP Letjen Suharyanto mengucapkan terima kasih kepada  semua pihak.  Termasuk apresiasi kepada Hidir Foundation, Kemenhan RI, Jajaran TNI AL juga Danrem Tarumanagara serta Polres Tasik dan Ciamis. Hal ini karena semua pihak mau bahu membahu bersama BNPB untuk memerangi kemiskinan melalui pendekatan holistik.

"Pertanian adalah perdesaan dan pesantren identik dengan perdesaan pula. Konsep sedekah dengan penguatan ekonomi perdesaan adalah bentuk konkrit pemberdayaan masyarat," ucapnya.

Pada kesempatan itu,  anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyebutkan, amanat konstitusi bahwa fakir miskin dan anak anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

"Ini adalah momentum agar seluruh aparatur penyelenggara negara dan pemerintah mengingat kemabali terhadap amanat konstitusi bangsa ini," kata dia.

Sementara pengurus KASAI Taufiq menilai, kerja sama antara Kementrian Pertahanan, TNI AL, dan BNBP serta Muspida di Kabupaten Tasik, Ciamis dan Garut adalah bentuk sosial kapital.  Kerjasama ini  guyub dalam membangun SDM anak-anak yatim dan warga kurang mampu.

Salah satu anak penerima santunan, Dewi (12) mengucapkan terima kasih kepada bapak tentara atas perhatian kebaikan kepada dirinya dan ribuan anak lainya. "Terima kasih ya pa, jangan tinggal saya," ucapnya lirih.

Kegiatan ini berlangsung di Ginaya Corner Sindang Herang, Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya. Selain santunan, kegiatan pun meriah dengan bazar UKM desa, dan pemberian bantuan rehab masjid dari Kementrian Pertahanan RI, TNI AL dan BNPB utuk Desa Tanjungkerta, Desa Sukamaju, dan Desa Sindangkerta.  (Adi H/trustjabar.com/R3)  

Komentar

0 komentar untuk TNI AL dan Hidir Foundation Gelar Santunan Kemerdekaan 8.000 Anak Yatim di Jawa Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.