Kamis, 16 Juli 2026
Breaking News
Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput HUT Ke-125, Pegadaian Jabar Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak Prasejahtera Tanggapi Respons Komnas Perempuan Soal Kasus YTR di Bandung, Pengacara Korban Minta Hak Restitusi dan Perlindungan Dijamin Jadi Urat Nadi Mobilitas, Warga Nikmati Jalan Beton di Cangkuang-Nagrak-Jatisari Warga Harap CFD di Kabupaten Bandung tak Sekadar Seremonial Gadis Asal Rancaekek Diduga Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun, Polisi Terus Buru Pelaku Pegadaian Jabar Gelar Donor Darah, Targetkan 125 Pendonor TPPASR Legok Nangka Diharapkan Jadi Solusi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah Regional Gubernur Jawa Barat Tekankan Pentingnya ASN Layani Masyarakat Hingga ke Pelosok Ratusan Tim Sepak Bola Usia Dini Ikuti Danseskoad Cup 2026 di Bandung
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Video Singkat
Penulis: Cep28 Sep 2025

Pernyataan Resmi Bupati Bandung Barat Cabut Status KLB Kasus Keracunan MBG

Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, Jeje Ritchie Ismail resmi mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus keracunan MBG di wilayahnya.

Pasien keracunan MBG saat menjalani perawatan medis di rumah sakit di Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: dok.trustjabar/

Pasien keracunan MBG saat menjalani perawatan medis di rumah sakit di Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: dok.trustjabar/

trustjabar.com – Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, Jeje Ritchie Ismail resmi mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Bupati memberlakukan pencabutan status tersebut mulai Sabtu (27/9/2025).

Ada beberapa pertimbangan bupati mencabut status kasus KLB keracunan tersebut. Salah satu di antaranya yakni tingkat kesembuhan korban keracunan MBG yang terus naik. Selain itu, tidak adanya temuan keracunan baru MBG, menjadi indikator pencabutan status KLB.

Baca Juga : Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Untuk menyelidiki penyebab keracunan MBG di Bandung Barat ini, Jeje masih menutup 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Hal itu untuk kepentingan penyelidikan kasus keracunan di Bandung Barat.

“Tiga SPPG penyebab keracunan massal di Bandung Barat. Ada dua SPPG di Kecamatan Cipongkor dan satu SPPG di Cihampelas Bandung Barat. Ketiga SPPG bermasalah ini, masih kami tutup untuk kepentingan penyelidikan kasus keracunan di Bandung Barat,” katanya. (cep/trustjabar/R1)

Cuplikan Video Bupati Bandung Barat Resmi Cabut Status KLB Keracunaan MBG

Komentar

0 komentar untuk Pernyataan Resmi Bupati Bandung Barat Cabut Status KLB Kasus Keracunan MBG

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.