Minggu, 25 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Daerah Bandung Raya
Penulis: Cep11 Mar 2026

Pemprov Jawa Barat Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu (18/3/2026).

Pemprov Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik dan balik lebaran. Foto: ilustrasi/

Pemprov Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik dan balik lebaran. Foto: ilustrasi/

trustjabar.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu (18/3/2026). Sebanyak 8,9 juta warga Jawa Barat, akan mudik pada waktu tersebut.

Baca Juga : Ingin Mudik Gratis, Segera Lakukan Ini Melalui Aplikasi Sapawarga

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar memperkirakan, kebanyakan pemudik memilih berangkat mudik setelah sahur pukul 4.00 hingga 10.00 WIB. Ia memprediksi, jumlah pemudik pada waktu tersebut mencapai 21,68 juta jiwa.

Dhani mengimbau agar pemudik lebih bijaksana memilih waktu berangkat mudik Lebaran agar tidak terjebak kemacetan lalu lintas. Jumlah pemudik akan berkurang pada pukul 00.00 WIB sampai 4.00 WIB dan pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Selain memperkirakan puncak arus mudik Lebaran, Dhani juga memprediksi puncak arus balik Lebaran. Ia memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada dua gelombang yakni 24 Maret 2026 dan 28 Maret 2026. Jumlah warga yang kembali ke tempat domisili pada H+2 Idulfitri diperkirakan sebanyak 4,12 juta jiwa dan H+6 sebanyak 3,9 juta jiwa.

"Waktu kepulangan pemudik kami perkirakan terjadi setelah subuh menjelang siang pukul 5.00 WIB sampai 10.00 WIB," kata Dhani.

Jalur Mudik Lebaran

Dalam kesempatan itu, Dhani juga menjelaskan mengenai jalur mudik dan balik Lebaran. Ia menuturkan, sebanyak 14,18 juta pemudik akan mudik melalui jalur Tol Trans Jawa (Japek-Cipali-Palikanci). Jalur lain yang akan ramai pemudik yakni Bandung-Cileunyi-Nagreg-Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar dengan total pemudik sebanyak 2,9 juta jiwa.

Sedangkan untuk jalur Tol Cikampek-Cipularang-Padaleunyi, ia juga memprediksi akan ramai dengan total pemudik sebanyak 1,96 juta jiwa.

Baca Juga : Wakil Gubernur Jawa Barat Targetkan Mudik Lancar Harga Pangan Stabil

"Sebagian besar pemudik akan mudik dengan menggunakan mobil dengan total 16,75 juta jiwa," ujar Dhani.

Dhani memperkirakan, sebanyak 25,6 juta warga Jawa Barat akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri 2026. Kabupaten Garut, kata ia, menjadi daerah tujuan terbanyak dengan jumlah pengunjung 2,94 juta jiwa.

Dhani mengatakan, dari 25,6 juta warga yang melakukan perjalanan, sebagian besar atau 24,86 juta jiwa (96,73 persen) melaksanakan mudik lebaran. Sisanya 0,5 juta jiwa (1,9 persen) berwisata, 0,29 juta jiwa (0,118 persen) silaturahmi tidak pulang kampung. Kemudian sebanyak 0,01 juta jiwa (0,023 persen) bekerja dan 0,05 juta jiwa (0,18 persen) kegiatan lainnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemprov Jawa Barat Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.