Selasa, 26 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Daerah Bandung Raya Pojok Lingkungan
Penulis: Vil 28 Okt 2025

Pemkot Bandung Terus Upayakan Atasi Persoalan Banjir

Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menegaskan Pemkot Bandung terus berupaya mengatasi persoalan banjir di Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: ist/

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menegaskan Pemkot Bandung terus berupaya mengatasi persoalan banjir di Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: ist/

trustjabar.com - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, terus berupaya mengatasi persoalan banjir yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Salah satu lokasi langganan banjir di ibukota Provinsi Jawa Barat itu kerap terjadi di kawasan Pasteur akhir pekan kemarin.

Baca Juga : Antispasi Musim Hujan, OPD Kota Bandung Harus Tingkatkan Koordinasi

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menjelaskan, penyebab utama banjir di kawasan Pasteur bukan semata karena tingginya curah hujan. Melainkan juga terjadi akibat faktor teknis di lapangan.

“Banjir di Kota Bandung ini belum bisa sepenuhnya teratasi, karena masih banyak persoalan teknis. Ada limpahan air dari wilayah lain, dan sebagian saluran air tertutup bangunan liar. Banyak juga warga yang membuang sampah ke selokan,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Bandung telah membangun 27 rumah pompa di sejumlah titik rawan banjir. Harapannya, pembangunan pompa ini dapat mempercepat proses penyedotan air saat terjadi genangan. Terutama di lokasi-lokasi yang menjadi langganan banjir.

Selain itu, program Mapag Hujan, yakni gerakan gotong royong membersihkan selokan, sungai, dan saluran air bersama masyarakat, terus dimasifkan.

“Pemantauan juga perlu terus kami lakukan sebelum terjadi longsor atau luapan air. Kami ingin setiap wilayah tanggap terhadap potensi banjir,” tuturnya.

Penanganan Banjir di Kota Bandung Perlu Peran Aktif Masyarakat

Selain teknis, Pemkot Bandung juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurut Erwin, kebiasaan membuang sampah sembarangan ke saluran air, menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase.

Baca Juga : Tangani Banjir, DSDABM Kota Bandung Targetkan Rehabilitasi Drainase Belasan Ribu Meter

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menutup saluran air, dan menjaga kebersihan lingkungan agar aliran air tetap lancar,” ucapnya.

Erwin mengemukakan, seluruh upaya ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pihaknya berharap risiko banjir di Kota Bandung dapat terminimalisir.

“Bandung ini kota yang topografinya kompleks, jadi butuh penanganan bersama. Kami terus berupaya agar setiap wilayah lebih siap, lebih tanggap, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Erwin. (Vil/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Pemkot Bandung Terus Upayakan Atasi Persoalan Banjir

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.