Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
ATM Emas memungkinkan nasabah membeli dan mengambil emas batangan secara langsung melalui integrasi dengan aplikasi Tring!.

Pegadaian luncurkan ATM emas di Bandung, cetak emas fisik bisa instan
trustjabar.com – PT Pegadaian (Persero) meluncurkan jaringan ATM Emas di sejumlah lokasi strategis di Indonesia, bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian atau 1st Tring!versary. Di Bandung, fasilitas ini hadir di Kantor Cabang Pegadaian Pungkur, Jumat (16/10/2026).
ATM Emas memungkinkan nasabah membeli dan mengambil emas batangan secara langsung melalui integrasi dengan aplikasi Tring!. Inovasi ini memangkas waktu tunggu pencetakan emas fisik dari saldo Tabungan Emas yang sebelumnya dapat mencapai 15–45 hari kerja.
Baca Juga: Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan
Untuk bertransaksi, nasabah cukup memilih menu pada aplikasi Tring!, memindai kode QR di mesin ATM Emas, mengonfirmasi pembayaran, lalu memasukkan kode transaksi. Emas batangan produksi Galeri 24 dengan pilihan berat 1 gram hingga 100 gram dapat langsung diambil di lokasi.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, mengatakan peluncuran ATM Emas merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas akses layanan keuangan dan memperkuat ekosistem bullion di Indonesia.
“Terobosan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai pionir Bullion Bank yang senantiasa berinovasi dengan menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi,” ujar Damar.
Ia berharap inovasi tersebut dapat mendukung visi perusahaan untuk MengEMASkan Indonesia melalui layanan investasi emas yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
Pegadaian Perkuat Keamanan Investasi Emas Digital
Pegadaian menyatakan layanan investasi emas fisik dan digitalnya mengacu pada prinsip syariah, termasuk Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah.
Perusahaan juga menerapkan prinsip rasio 1:1, yakni memastikan ketersediaan emas fisik di vault sesuai jumlah gram yang ditransaksikan nasabah berdasarkan akad yang berlaku.
Dari sisi pengelolaan aset, Pegadaian telah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (custody services). Sertifikasi ini mencakup standar mutu dalam proses penerimaan, pengujian kemurnian, administrasi, penyimpanan, hingga pengamanan emas.
ATM Emas Hadir untuk Nasabah di Jawa Barat
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan kehadiran ATM Emas di Cabang Pungkur menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kemudahan layanan bagi nasabah di Jawa Barat.
Menurut Eko, fasilitas tersebut juga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas digital karena saldo tabungan dapat dikonversi menjadi emas fisik melalui mesin yang terintegrasi dengan aplikasi Tring!.
“Melalui integrasi ekosistem digital dengan ATM Emas di Cabang Pungkur, proses pencetakan fisik bisa dilakukan secara instan. Ini adalah bukti nyata transparansi Pegadaian yang menerapkan rasio 1:1,” kata Eko.
Ia menambahkan, Pegadaian ingin memperluas pemahaman masyarakat bahwa layanan perusahaan tidak hanya terbatas pada gadai, tetapi juga mencakup investasi emas fisik dan digital.
Peluncuran ATM Emas ini menjadi bagian dari transformasi layanan Pegadaian untuk menghadirkan transaksi yang lebih praktis. Melalui integrasi Tring! dan jaringan ATM Emas, perusahaan berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan investasi emas sesuai kebutuhan.(Imn/trustjabar/R3)













Komentar
0 komentar untuk Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.