Inilah Alasan Kenapa Terjadi Bau Mulut Saat Berpuasa dan Tips Pencegahannya!
Bau mulut atau halitosis, tentu menjadi sesuatu hal yang wajar saat seseorang sedang berpuasa. Berikut penjelasan dan tips dari para pakar.
Pakar kesehatan menjelaskan alasan kenapa terjadi bau mulut saat sedang berpuasa. Foto: ilustrasi/net
trustjabar.com – Bau mulut atau halitosis, tentu menjadi sesuatu hal yang wajar saat seseorang sedang berpuasa. Ada kalanya, halitosis ini menurunkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan rekan kerja.
Baca Juga : Rahasia di Balik Sahur, Bukan Sekadar Makan Tapi Ada Keberkahan tak Terduga!
Namun, tahukah Anda bahwa secara medis dan spiritual, bau mulut saat berpuasa memiliki penjelasan yang sangat mendalam? Mari kita bedah tuntas penyebabnya dari kacamata sains dan agama, serta tips praktis untuk mengatasinya.
Secara medis, bau mulut saat berpuasa adalah fenomena fisiologis yang wajar. Menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudita, penyebab utamanya adalah Xerostomia atau kondisi mulut kering.
Saat berpuasa, kata ia, aktivitas mengunyah berhenti. Hal ini menyebabkan produksi air liur (saliva) menurun drastis. Padahal, saliva berfungsi sebagai pembersih alami yang membilas sisa makanan dan bakteri.
Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan karbohidrat selama lebih dari 12 jam, tubuh mulai membakar lemak untuk energi. Proses ini menghasilkan senyawa kimia bernama keton, yang dikeluarkan melalui napas dan memiliki aroma khas yang menyengat.
Dalam kondisi mulut kering, bakteri anaerob di lidah dan sela gigi berkembang biak lebih cepat. Bakteri ini memecah protein dan menghasilkan senyawa sulfur volatil (Volatile Sulfur Compounds/VSC).Bau Mulut Orang Berpuasa yang Dicintai Allah SWT
Meski secara sosial mengganggu, dalam pandangan syariat, bau mulut orang yang sedang menunaikan ibadah puasa memiliki kedudukan yang mulia. Hal ini tertulis dalam sebuah Hadist Qudsi yang sangat populer.
"Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau minyak kasturi." (HR. Bukhari dan Muslim)Hadist ini bukan menjadi alasan bagi kita untuk membiarkan mulut kotor. Para ulama menjelaskan, makna harum di sisi Allah SWT adalah bentuk apresiasi atas ketaatan hambanya. Namun menjaga kebersihan (thaharah) tetaplah bagian dari iman.
Baca Juga : Waspada Bahaya Langsung Menyantap Gorengan dan Makanan Pedas saat Berbuka Puasa
Melansir laman resmi BRIN, drg. Lelly Andayasari, M.Kes, membagikan tips agar mulut yang berpuasa tidak bau.
Periset dari Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis BRIN ini menuliskan, agar membersihkan mulut secara menyeluruh dengan menyikat gigi setelah sahur. Ia juga menganjurkan upaya ini agar tetap dilakukan sebelum tidur.
Agar terhindar dari bau mulut, ia menganjurkan agar menghindari atau membatasi makanan yang berbau menyengat. Selain itu, lanjut Lelly, memperbanyak konsumsi makanan berserat dan juga hidrasi yang cukup.
Tips lainnya agar terhindar bau mulut saat menunaikan ibadah puasa yakni membatasi makanan tinggi gula atau karbohidrat. Yang tak kalah penting yaitu melakukan perawatan ke dokter gigi.
“Beberapa perawatan gigi yang diperbolehkan saat berpuasa yaitu pemeriksaan gigi rutin, pembersihan karang gigi, penambalan gigi berlubang. Kemudian perawatan saluran akar dan kontrol ortodonti,” tulisnya.
Itulah beberapa penjelasan dan tips agar terhindar bau mulut saat berpuasa. (cep/trustjabar/R1)
Komentar
0 komentar untuk Inilah Alasan Kenapa Terjadi Bau Mulut Saat Berpuasa dan Tips Pencegahannya!
Masuk dulu untuk ikut diskusi
Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.