Sabtu, 04 April 2026
Breaking News
Infrastruktur Jalan Masih Jadi Kendala Aksesibilitas Menuju Lokasi Wisata di Kabupaten Bandung Bupati Paparkan Isu Strategis Ini Masuk Program Prioritas RKPD 2027 Pemkab Bandung Fakta Unik Warna pada Buah, Bukan Sekadar Pigmen Alami Mengupas El Nino Godzilla yang Bakal Melanda Wilayah Indonesia PIHPS Bank Indonesia Catat Harga Sejumlah Komoditas Pangan Utama Merangkak Naik Ancaman Badai El Nino, Pemerintah di Seluruh Asia Tenggara Berpacu Amankan Pasokan Pangan Inilah Alasan Pasirnanjung Sumedang Jadi Wilayah Binaan Pertama Program Pegadaian Peduli Desa Video Dampak Gempa Bumi Tektonik yang Mengguncang Kota Bitung Sulawesi Utara Gempa Bumi Tektonik M7,6 di Kota Bitung, Seorang Warga Meninggal dan Beberapa Infrastruktur Rusak Bandung Bedas Expo 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Lokal Kabupaten Bandung Infrastruktur Jalan Masih Jadi Kendala Aksesibilitas Menuju Lokasi Wisata di Kabupaten Bandung Bupati Paparkan Isu Strategis Ini Masuk Program Prioritas RKPD 2027 Pemkab Bandung Fakta Unik Warna pada Buah, Bukan Sekadar Pigmen Alami Mengupas El Nino Godzilla yang Bakal Melanda Wilayah Indonesia PIHPS Bank Indonesia Catat Harga Sejumlah Komoditas Pangan Utama Merangkak Naik Ancaman Badai El Nino, Pemerintah di Seluruh Asia Tenggara Berpacu Amankan Pasokan Pangan Inilah Alasan Pasirnanjung Sumedang Jadi Wilayah Binaan Pertama Program Pegadaian Peduli Desa Video Dampak Gempa Bumi Tektonik yang Mengguncang Kota Bitung Sulawesi Utara Gempa Bumi Tektonik M7,6 di Kota Bitung, Seorang Warga Meninggal dan Beberapa Infrastruktur Rusak Bandung Bedas Expo 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Lokal Kabupaten Bandung
Ekonomi Nasional
Penulis: ecp 03 Apr 2026

PIHPS Bank Indonesia Catat Harga Sejumlah Komoditas Pangan Utama Merangkak Naik

Pemerintah Indonesia terus memantau pergerakan harga pangan untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga di pasar.

Cabai rawit merah. PIHPS Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan utama merangkak naik pada awal April 2026. Foto: ilustrasi/net

Cabai rawit merah. PIHPS Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan utama merangkak naik pada awal April 2026. Foto: ilustrasi/net

trustjabar.com - Harga sejumlah komoditas pangan utama kembali melonjak pada awal April 2026. Cabai rawit merah menjadi komoditas yang mencatat kenaikan harga paling mencolok di tingkat pedagang eceran nasional.

Baca Juga : Jelang Idulfitri 1447 H, Ketersediaan Pangan Nasional Relatif Aman

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat menembus Rp 115.000 per kilogram pada Rabu (1/4/2026). Harga tersebut naik tajam ketimbang posisi awal Maret yang berada di kisaran Rp 74.750 per kilogram. Pada Kamis (2/4/2026), PIHPS mencatat harga cabai rawit merah berada di angka Rp 91.700 per kilogram, sementara daging ayam ras tercatat Rp 39.800 per kilogram.

Kenaikan harga pangan juga melanda komoditas bawang. Data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia per Kamis (2/4/2026) menunjukkan bawang merah ukuran sedang naik 14,71 persen menjadi Rp 52.650 per kilogram. Sementara harga bawang putih ukuran sedang, naik 10,41 persen ke level Rp 44.550 per kilogram. Kelompok beras turut terkerek naik, dengan beras kualitas medium I tercatat Rp 19.000 per kilogram pada 1 April 2026.

Kenaikan harga pangan kali ini terjadi pasca periode Idulfitri 1447 Hijriah yang biasanya diikuti lonjakan permintaan. Di berbagai daerah, pedagang melaporkan kenaikan harga yang bervariasi.

Di Kota Batu, Jawa Timur, harga pangan utama cabai merah keriting melonjak Rp 3.750 per kilogram. Kemudian harga cabai besar naik Rp 1.750, dan rawit naik Rp 1.250 pasca lebaran. Sementara di Bandung, harga cabai dilaporkan sempat tembus Rp 100.000 per kilogram.

Faktor Pemicu Kenaikan Harga Pangan

Tekanan harga pangan juga dipicu kekhawatiran publik atas wacana kenaikan harga BBM nonsubsidi per 1 April 2026. Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, memproyeksikan transmisi kenaikan BBM bisa mendorong inflasi pangan tembus 6 hingga 7 persen pada April 2026.

Baca Juga : Ancaman Badai El Nino, Pemerintah di Seluruh Asia Tenggara Berpacu Amankan Pasokan Pangan

Meski demikian, pemerintah menegaskan tidak ada penyesuaian harga BBM subsidi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin harga Pertalite dan solar tidak naik setidaknya hingga masa Lebaran 2026 usai.

Pemerintah Indonesia terus memantau pergerakan harga pangan untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga di pasar.

Sebagai informasi, tingkat inflasi nasional pada Maret 2026 sudah tercatat naik 0,41 persen, didorong oleh kenaikan harga pangan. Dengan tren kenaikan di awal April, tekanan inflasi dari sektor pangan menjadi perhatian utama bagi otoritas moneter dan fiskal dalam pekan-pekan mendatang. (cep/trustjabar/R1

Komentar

0 komentar untuk PIHPS Bank Indonesia Catat Harga Sejumlah Komoditas Pangan Utama Merangkak Naik

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.