Senin, 26 Oktober 2026
Breaking News
Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana Konsolidasi PAN se-Jabar: Bima Arya Tekankan 3 Instruksi Ketum, Singgung Teka-teki Wabup Ciamis Bukan Sekadar Tempat Menginap, Kisah Hotel Grand Sunshine Soreang Berdayakan Warga Lokal hingga Bawa Hoki di Jalak Harupat Cegah Alih Fungsi LP2B, Anggota DPR RI Dadang Naser; Perlu Ada Kebijakan Pemerintah Daerah Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan Pegadaian Masuk 10 Besar BUMN Dengan Layanan Terbaik, Kanwil Jabar Perkuat Pengawasan Perayaan Dies Natalis Ke-67 Politeknik AKA Bogor Dorong Sinergi Alumni dan SDM Unggul Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Dibuka, Jurnalis dan Masyarakat Bisa Ikut Harga Pakan Ayam Naik di Jawa Barat, DPRD Desak Perbaikan Rantai Pasok Jagung inDrive Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Mahasiswa di Bandung Antisipasi Transisi Cuaca, Bupati Bandung Instruksikan Camat Siaga dan Perkuat Mitigasi Bencana
TrustJabar
Nasional
Penulis: Cep06 Nov 2025

Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1000 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dan erupsi menyemburkan kolom abu vulkanis setinggi 1.000 meter di atas puncak.

Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik menyemburkan kolom abu setinggi 1000 meter di atas puncak. Foto: istimewa/

Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik menyemburkan kolom abu setinggi 1000 meter di atas puncak. Foto: istimewa/

trustjabar.com – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 6.07 WIB, Gunung Semeru kembali erupsi menyemburkan kolom abu vulkanis setinggi 1.000 meter di atas puncak.

Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Waspada

Adanya semburan ini menunjukkan intensifikasi aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu. Berdasarkan data terbaru, aktivitas vulkanis gunung ini mengalami 2.766 kali gempa letusan sejak Januari 2025 hingga 6 November 2025.

Semburan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan timur laut. Menurut petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 157 detik.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada Kamis, 6 November 2025 pukul 6.07 WIB. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak,” ungkap Mukdas dalam keterangan resminya.

Aktivitas vulkanik ini merupakan bagian dari tren peningkatan yang terjadi dalam satu pekan terakhir. Tercatat, kata Mukdas, Gunung Semeru telah erupsi sebanyak 15 kali.

Peringatan dan Rekomendasi Keselamatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru

Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan, aktivitas vulkanik Gunung Semeru selama 2025 menjadikan gunung ini sebagai gunung berapi paling aktif di Indonesia. Tercatat sudah 2.770 kali letusan dari total 6.905 letusan gunung api di seluruh Nusantara.

Dengan adanya aktivitas vulkanik ini, PVMBG mempertahankan status Waspada atau Level II untuk Gunung Semeru. PVMBG pun telah mengeluarkan serangkaian rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Otoritas melarang aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak.

Baca Juga : Banjir Lahar Dingin Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Flores

“Di luar jarak tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan. Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan alirah lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” tulis PVMBG dalam keterangannya.

Selain itu, berdasarkan intensitas aktivitas vulkanik gunung ini, otoritas juga mengeluarkan peringatan khusus terkait potensi banjir lahar dingin. Prediksi potensi aliran banjir lahar dingin ini menerjang pemukiman warga di beberapa desa lereng Semeru. Terutama setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu pada Rabu (5/11/2025).

“Arus material vulkanik dari aktivitas Gunung Semeru ini bercampur air hujan melintas deras di jalur aluran Kali Regoyo, kawasan Gondoruso,” tulis PVMBG. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Gunung Semeru Kembali Tunjukan Aktivitas Vulkanik, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1000 Meter di Atas Puncak

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.