Senin, 25 Mei 2026
Breaking News
Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung Hormati Jejak Sejarah, Jabar Terbaik dalam Anugerah Kearsipan 2026 Bukan di Udara, Ini Alasan Penguin Pilih Terbang di Dalam Lautan ‘MengEMASkan Indonesia’, PT Pegadaian Catatkan Kinerja Gemilang di Awal 2026 Bukan Keluarga Beruang, Inilah Fakta Unik Panda Merah yang Menggemaskan Hilang Kontak Ketika Jalankan Misi Kemanusiaan, Bupati Bandung Kecam Tindakan Tentara Israel Terhadap Jurnalis Asal Cicalengka Punggawa Persib Bandung Bersiap Hadapi Persijap Jepara di Laga Pamungkas, Target Raih Kemenangan Jelang Laga Persib Bandung Menjamu Persijap Jepara, Wagub Jawa Barat Imbau Ini! Kirab Milangkala Tatar Sunda Selesai, Gubernur Jawa Barat Kembali Serahkan Pusaka Mahkota Binokasih Bencana Hidrometeorologi Basah Masih Mengintai, BNPB Keluarkan Imbauan Ini! Dukungan Mengalir, Sugianto Bulatkan Tekad Ramaikan Bursa Pencalonan Ketua di Musda Golkar Kabupaten Bandung
Nasional Pojok Lingkungan
Penulis: Cep 29 Nov 2025

Fokuskan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Pulau Sumatera

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan jajarannya fokus terhadap percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera.

Pengungsi sedang beristirahat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11/2025). Foto: BNPB

Pengungsi sedang beristirahat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11/2025). Foto: BNPB

trustjabar.com - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menginstruksikan jajarannya fokus terhadap percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera. Tiga wilayah terdampak yang menjadi atensi Pemerintah Pusat saat ini yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Provinsi Aceh.

Baca Juga : BNPB Terus Distribusikan Bantuan Logistik Warga Terdampak Bencana Sumatera dan Aceh

Dari Tapanuli Utara, pada Sabtu (29/11/2025) Suharyanto memimpin rapat koordinasi bersama seluruh tim BNPB di tiga provinsi terdampak. Ia menegaskan, upaya percepatan penanganan darurat bencana harus semaksimal mungkin. Hal itu seiring dengan cuaca di wilayah terdampak saat ini mulai membaik.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Suharyanto menginstruksikan, memprioritaskan tiga hal. Antara lain operasi pencarian dan penyelamatan korban hilang, pemulihan akses komunikasi, dan pendistribusian logistik kepada warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Suharyanto juga menjelaskan mengenai percepatan penanganan darurat bencana di Sumatera Utara.

Ia memaparkan, operasi pencarian dan pertolongan area Sumatera Utara berfokus di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Di Sibolga, lanjut ia, tiga orang dalam pencarian. Sementara di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan beberapa orang masih hilang.

Suharyanto menegaskan, pihaknya mengupayakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) selama 24 jam. Operasi ini akan dipimpin Basarnas dengan bantuan TNI, Polri, dan relawan. Berjalan paralel bersama operasi SAR, pendistribusian logistik juga akan terus berlangsung khususnya ke wilayah yang terisolir, seperti di Tapanuli Tengah.

Helikopter MI-17 dan dua helikopter lainnya, kata Suharyanto, bersiaga mendistribusikan bantuan logistik peralatan dan makanan di tempat-tempat terpencil. Untuk akses menuju Sibolga dari Tarutung masih tertutup akibat beberapa titik jalanan masih tertimbun material longsor. Percepatan pendistribusian bantuan logistik ke Sibolga akan menempuh jalur laut atau Pelabuhan Jago-jago dengan pengerahan kapal dari TNI Angkatan Laut.

Upaya Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Aceh

Suharyanto juga menjelaskan mengenai percepatan penanganan kebencanaan di Aceh. Ia menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah tidak tinggal diam atas masifnya dampak bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh. Sejak Kamis (27/11/2025), tim BNPB telah tiba di Bumi Serambi Mekah untuk mengkoordinasikan upaya penanganan darurat bencana di Aceh itu.

Berdasarkan laporan tim BNPB Aceh, akses darat di lima kabupaten terdampak bencana sudah bisa tertembus kendaraan. Lima kabupaten itu yakni Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Besar, Aceh Barat, dan Pidie Jaya. BNPB pun langsung mendistribusikan logistik kepada warga terdampak bencana. Bantuan sembako hingga pakaian telah terdistribusi kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga : Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera dan Aceh, Ratusan Orang Meninggal

Suharyanto juga menjelaskan, wilayah Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur, saat ini akses masuk masih belum bisa tertembus. Untuk percepatan penanganan darurat bencana di wilayah yang terisolir itu, BNPB mengerahkan satu pesawat caravan dan enam helikopter. Pesawat itu untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana. Selain helikopter, kata Suharyanto, BNPB juga menyiagakan kapal cepat untuk pengangkutan logistik khususnya di wilayah Lhokseumawe.

“Upaya percepatan penanganan darurat bencana di Pulau Sumatera ini, pemerintah mengupayakan pemulihan komunikasi yang terganggu akibat banjir dan longsor. Kami mengalokasikan 28 unit starlink dan 33 genset. Paralel kami lakukan pembukaan empat dapur umum di bawah koordinasi Kemensos dan penanganan kelangkaan BBM dengan Pertamina,” tuturnya. (cep/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Fokuskan Percepatan Penanganan Darurat Bencana di Pulau Sumatera

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun komentar viewer terpisah dari author dan admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.