Kamis, 13 Agustus 2026
Breaking News
Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga Riset KPID Jabar Temukan Perubahan Ekosistem Media Digital Pengaruhi Ketahanan Nasional InDrive Edukasi Ratusan Pelajar Bandung Jadi Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab Produk Ikan Lele Kabupaten Bandung Tembus Pasar Global Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga Riset KPID Jabar Temukan Perubahan Ekosistem Media Digital Pengaruhi Ketahanan Nasional InDrive Edukasi Ratusan Pelajar Bandung Jadi Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab Produk Ikan Lele Kabupaten Bandung Tembus Pasar Global Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah dan UMKM Pegadaian Kanwil Jabar Salurkan 100 Paket Sembako untuk Lansia di Indramayu, Kenalkan Literasi Digital TRING! Lahan Seluas 7,6 Hektare Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Kuasa Hukum Kasus YTR di Bandung Minta JPU Perjuangkan Restitusi Korban Partai Golkar Jawa Barat Terus Perkuat Konsolidasi Hingga Akar Rumput
TrustJabar
Nasional Pojok Lingkungan
Penulis: Cep04 Nov 2025

Banjir Bandang di Nduga Papua Pegunungan, 23 Warga Masih Hilang Hanyut Terbawa Arus

Banjir bandang menerjang Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, yang terjadi pada Sabtu (1/11/2025) pukul 17.00 WIT.

Banjir bandang menerjang wilayah Nduga, Papua Pegunungan. Hingga Selasa (4/11/2025), petugas gabungan masih melakukan pencarian dan penyelamatan kepada 23 warga dilaporkan hilang terbawa arus. Foto: ilustrasi/

Banjir bandang menerjang wilayah Nduga, Papua Pegunungan. Hingga Selasa (4/11/2025), petugas gabungan masih melakukan pencarian dan penyelamatan kepada 23 warga dilaporkan hilang terbawa arus. Foto: ilustrasi/

trustjabar.comBanjir bandang menerjang Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, yang terjadi pada Sabtu (1/11/2025) pukul 17.00 WIT. Akibatnya, puluhan warga terdampak bencana alam tersebut menyebabkan kerugian materil. Tidak hanya itu, petugas BPBD Papua pun mendapatkan informasi puluhan warga masih hilang.

Baca Juga : Bencana Hidrometeorologi Basah Sergap Beberapa Wilayah di Indonesia

Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menuturkan, hingga Selasa (4/11/2025), upaya pencarian korban hilang dalam banjir bandang di Nduga masih berlangsung. Dari laporan BPBD setempat, lanjut Muhari, 23 orang masih belum tertemukan.

“BPBD setempat bersama dinas terkait dan warga melakukan upaya pencarian korban hilang dalam insiden banjir bandang ini. Total korban tersebut sebanyak 23 orang, dengan rincian 15 orang di Distrik Dal dan 8 lainnya di Distrik Yuguru. Bencana tersebut tidak mengakibatkan adanya pengungsian warga,” tutur Muhari dalam keterangan resminya.

Ia menduga, sejumlah warga yang hilang itu akibat hanyut terbawa arus kuat saat menyeberang Sungai Papan.  

Baca Juga : Hilangnya Daerah Resapan Air, Beberapa Titik di Bandung Barat Jadi Langganan Banjir

Selain upaya pencarian dan pertolongan, BPBD setempat masih terus memutakhirkan data dampak bencana banjir bandang di Nduga. Wilayah terdampak bencana berada di 2 distrik, yaitu Distrik Dal dan Distrik Yuguru. Daerah terdampak di Distrik Dal berlokasi di dua kampung, yakni Kampung Dal dan Kampung Silan.

Sebagai informasi, bencana alam di Nduga tersebut terjadi pada Sabtu lalu (1/11/2025) pukul 17.00 waktu setempat atau WIT. Kejadian berlangsung setelah adanya hujan intensitas tinggi di kawasan hulu.

“Kami mengimbau warga dan pemerintah daerah tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang di Nduga. Warga dapat memantau secara kontinyu informasi cuaca di wilayahnya dari informasi resmi pemerintah. Kami juga mengharapkan pemerintah daerah terus melakukan upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan bencana,” katanya. (ecp/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Banjir Bandang di Nduga Papua Pegunungan, 23 Warga Masih Hilang Hanyut Terbawa Arus

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.