Selasa, 25 Agustus 2026
Breaking News
Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga Dua Serdik Sespimma Amankan Penumpang yang Diduga Serang Sopir Grab dengan Pisau di Lembang Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program Mengetuk Pintu Langit inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung inDrive Luncurkan SIAGA untuk Perkuat Respons Keselamatan di Bandung BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Kesehatan
Penulis: Adi16 Agt 2025

Telan Anggaran Rp 6,7 Miliar, Pembangunan Gedung Layanan Pelayanan Medis RSUD Lembang Terus Diawasi

Pembangunan ruang rawat jalan dan inap di RSUD Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, menelan anggaran Rp 6,7 miliar.

DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, saat melakukan peninjauan lapangan pembangunan gedung layanan medis RSUD Lembang. Foto: Adi/trustjabar.com

DPRD Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, saat melakukan peninjauan lapangan pembangunan gedung layanan medis RSUD Lembang. Foto: Adi/trustjabar.com

trustjabar.com – Pembangunan ruang rawat jalan dan inap di RSUD Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, menelan anggaran Rp 6,7 miliar. Anggaran pembangunan bersumber dari APBD Bandung Barat sebesar Rp 4,9 miliar dan DAK sebesar Rp 1,8 miliar.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Ingin KMP Jadi Kekuatan Ekonomi Desa Hingga Bulog Mini

Besarnya anggaran untuk pembangunan ruang pelayanan medis di rumah sakid daerah itu menjadi perhatian tersendiri DPRD Bandung Barat. DPRD mengaku akan mengawasi ketat proses pembangunan ruang pelayanan medis itu.

Ketua Komisi III DPRD Bandung Barat Pither Tjuandys mengatakan, perkembangan proses pembangunan gedung rawat jalan di RSUD Lembang itu. Ia menegaskan, ruang rawat jalan sebanyak 3 lantai yang bersumber dari APBD baru mencapai 2 persen. Sedangkan perkembangan pembangunan gedung rawat inap yang bersumber dari DAK, baru mencapai 11 persen.

"Kami telah melihat secara langsung perencanaan pembangunan rumah sakit yang terdiri dari ruang rawat jalan dan rawat inapnya," kata Pither, Sabtu (16/8/2025).

Lokasi RSUD Berada di Zona Patahan Lembang

Saat peninjauan ke lapangan, kata Pitcher, pihaknya berfokus pada struktur bangunan rumah sakit. Hal itu lantaran lokasi RSUD itu berada di atas yang masuk zona Sesar Lembang.

Sehingga, pengawasan pembangunan baik oleh kontraktor maupun konsultan, harus benar-benar terawasi. Tentunya untuk memastikan penggunaan bahan dan SOP yang sesuai spesifikasi bahan.

Baca Juga : Bupati Blak-blakan Soal ASN Bandung Barat Nyambi Kerja di Tempat Lain di Jam Kerja

"Anggaran pembangunan gedung pelayanan medis rumah sakit daerah ini tentunya bukan nilai yang kecil," ujarnya.

Direktur Utama RSUD Lembang, Lia Nurliana Sukandar mengatakan, pembangunan gedung rawat jalan dan rawat inap ini sudah memasuki pekan ke empat. "Insyaallah, sisa pengerjaan selama 120 hari lagi," ucapnya.

Lantaran ruang rawat inap ini masih tipe C, maka jumlah bed sebanyak 100 unit. Selain itu dengan pelayanan BPJS Kesehatan, maka RSUD Lembang harus punya ruangan KRIS terstandar dengan 12 kriteria. "Jadi nantinya kita punya ruangan poli rawat jalan yang terstandar," tuturnya. (Adi H/trustjabar/R1)

Komentar

0 komentar untuk Telan Anggaran Rp 6,7 Miliar, Pembangunan Gedung Layanan Pelayanan Medis RSUD Lembang Terus Diawasi

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.