Senin, 24 Agustus 2026
Breaking News
BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga Riset KPID Jabar Temukan Perubahan Ekosistem Media Digital Pengaruhi Ketahanan Nasional InDrive Edukasi Ratusan Pelajar Bandung Jadi Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab Produk Ikan Lele Kabupaten Bandung Tembus Pasar Global Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini! BNN Ungkap 2,6 Ton Metamfetamin Cair di Kapal Berbendera Tanzania, Senilai Rp8,5 Triliun Siswa Sespimma Polri Angkatan 76 Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba 17 Agustus Presiden Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tumbuh 84,4 Persen dan Bisnis Emas Capai 153 Ton Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Jabar Dorong Mahasiswa ITB Jatinangor Melek Finansial Lewat Program FLOW Pegadaian Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Pangalengan dan Revitalisasi Sanitasi Warga Riset KPID Jabar Temukan Perubahan Ekosistem Media Digital Pengaruhi Ketahanan Nasional InDrive Edukasi Ratusan Pelajar Bandung Jadi Pengguna Jalan yang Bertanggung Jawab Produk Ikan Lele Kabupaten Bandung Tembus Pasar Global Daftar Jadi Bakal Calon Ketua PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Berkomitmen Ini!
TrustJabar
Bandung Raya Daerah Kesehatan
Penulis: Iman28 Sep 2025

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Kepala UPTD Labkesda Dinkes Jabar dr. Ryan Bayusantika Ristandi mengungkapkan beberapa faktor penyebab keracunan MBG siswa di Bandung Barat.

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat. (Foto Ilustrasi/Istimewa)

Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat. (Foto Ilustrasi/Istimewa)

trustjabar.com  – Kepala UPTD Labkesda Dinkes Jabar dr. Ryan Bayusantika Ristandi mengungkapkan beberapa faktor penyebab keracunan MBG pada siswa di Bandung Barat. Salah satunya rentang waktu penyiapan sampai penyajian yang terlalu lama.

"Hal itu bisa jadi penyebab timbulnya bakteri pembusuk yang menimbulkan keracunan dan itu yang kita temukan di sampel makanan MBG," katanya. Sabtu (27/9/2025).

Baca juga:  Bupati Jeje Ritchie Cabut Status KLB Keracunan MBG, 1.241 Pasien Sudah Sembuh

Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel di Labkesda Jabar, terdapat bakteri Salmonella dan Bacillus Cereus dari karbohidrat sampel makanan. Keduanya adalah bakteri pembusuk.

“Petugas MBG harus menjaga higienitas makanan. Misalnya pemasak itu harus memakai sarung tangan, mengenakan pakaian yang bersih, harus berada pada suhu di atas 60 derajat atau di bawah 5 derajat. Kalau terjaga di suhu ruangan, itu tidak boleh lebih dari 6 jam," ucap Ryan.

Baca juga: Bupati Jeje Perintahkan Investigasi Dapur MBG Penyebab Siswa Keracunan!

Ryan juga menjelaskan faktor lain yang jadi penyebab keracunan adalah air.  Air harus menjadi perhatian penting saat memasak. Penggunaan air dalam menyiapkan makanan MBG harus benar-benar bersih, tidak boleh tercampur bahan lain atau kotoran. (Iman/trustjabar/R3)

Komentar

0 komentar untuk Ini Kata Labkesda Jabar Penyebab Keracunan MBG di Bandung Barat

Masuk dulu untuk ikut diskusi

Akun pembaca dipakai khusus untuk komentar artikel.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memulai diskusi.